Rapat Koordinasi Lintas Sektor Hasil Monev Pendampingan Kelompok Potensial Pada Ibu dan Pengasuh Balita Stunting

Banyuwangi – harianlenterainfonesia.co.id  Rapat koordinasi hasil monev pendampingan kelompok potensial pada ibu dan pengasuh balita stunting di Kabupaten Banyuwangi. Tujuan dari program ini yaitu tercapainya zero stunting yang diharapkan pada tahun 2025 nantinya.

Program ini diikuti sebanyak 99 orang dari Tp PKK desa atau TPPS desa, puskesmas, muslimat, Fatayat, Aisyiyah, Nasiatul Aisyiyah, Wanita LDII yang mana di support oleh USAID ERAT serta didukung oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Dinas Kesehatan (Dinkes) bertempat di Deli Resto, Rabu (23/10/2024).

Koordinator USAID ERAT Provinsi Jawa Timur, Ikhsan menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada kelompok potensial yang telah melaksanakan pendampingan ibu hamil risti dan balita stunting. Kabupaten Banyuwangi diharapkan dapat mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.

Plt. Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lintas sektor untuk mencapai hasil yang maksimal.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Mohammad Yanuar Bramuda saat membuka kegiatan ini memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh sektor terkait serta mitra atau kelompok potensial untuk saling membantu dan kolaborasi dalam upaya memperkuat gerakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banyuwangi.

Harapannya, dengan melibatkan sumber daya dari sektor terkait dapat menunjang koordinasi yang nantinya menghasilkan kinerja yang berkesinambungan.

Kemudian program dilanjutkan dengan penyampaian capaian, tantangan dan harapan, serta solusi penanganan stunting yang dilakukan TPPS Kecamatan Cluring dan Wongsorejo yang sebagai kecamatan percontohan.

Kecamatan ini dapat menerapkan program gagasan dari USAID ERAT sehingga dapat menekan angka stunting di kecamatan tersebut.

Kegiatan selanjutnya, adanya koordinasi diskusi capaian, tantangan dan solusi dari berbagai kelompok potensial mulai dari PKM Benculuk, Tampo, Bajulmati, dan PKM Wongsorejo, kemudian menghasilkan rencana aksi berkelanjutan dan program yang dapat direalisasikan oleh berbagai kecamatan terkait.

Acara tersebut ditutup dengan mengumpulkan Scalling atau Replika Model yang dibuat oleh kelompok potensial dalam penanganan stunting ke seluruh kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Penulis: Aji

Pos terkait