Kabupaten Malang, harianlenteraindonesia.co.id Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang,memperingati hari jadinya yang ke 45 tahun,berbagai inovasi berbasis IT telah dilaksanakan selain itu juga dilakukan peningkatan kemampuan SDM untuk bisa melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Malang.
Dalam acara HUT Ke 45 tahun,Tirta Kajuruhan melakukan tasyakuran dan program Diklat Ahli Manajemen air tingkat Madya yang dilaksanakan diaula kantor Tirta Kanjuruhan (3/6/26) kegiatan tersebut di buka langsung oleh Bupati Malang.
Usai membuka acara pelatihan
Bupati Malang,H.M Sanusi,kepada media menyampaikan “Tirta kanjuruhan sampai saat ini bisa membuktikan prestasi kerja dan kinerjanya dengan berbagai inovasi,seperti Smart Hub Center dimana pelayanan sudah berbasis IT. selain itu ada program penambahan sambungan untuk daerah paling selatan di kab Malang seperti Sumawe,Gedangan,Bantur,Donomulyo dan Kalipare yang mudah-mudahan 2027/2028 semua bisa selesai.
Untuk tahun ini target yang diselesaikan adalah Pagak dan Sekolah Taruna Nusantara dulu. Terkait program pelatihan itu di fokuskan untuk meningkatkan kemampuan SDM di Perumda Tirta Kanjuruhan,supaya langkah kerjanya sesuai dengan aturan dan target yang diharapkan oleh PDAM. Target dari Pemkab untuk Tirta Kanjuruhan adalah terlaksananya program 5000 saluran rumah tangga baru di wilayah kab Malang” Terangnya
Sementara itu Dirut Tirta Kanjuruhan,Syamsul Hadi,ditempat yang sama mengatakan “Kami sengaja mengadakan beberapa kegiatan yaitu outbond dimana tujuannya adalah kekompakan serta kebersamaan bagi internal perusahaan,kedua kami melaksanakan bakti sosial di kecamatan Gedangan dengan penybelihan 1 ekor sapi yang kita bagikan pada masyarakat setempat dengan tujuan kehadiran Tirta Kanjuruhan tidak hanya sebagai penyedia air bersih namun juga memiliki nilai sosial dalam masyarakat.
Selain itu juga pelatihan SDM yang hari ini dibuka oleh Bapak Bupati,hal ini perlu dilakukan agar semua pegawai itu punya kemampuan dan bersetifikasi resmi melalui BNSP. Pelatihan kali ini ada ditingkat Madya dimana dikhususkan untuk calon-calon direksi,pelatihan berlangsung selama 3 hari dimana setelah itu akan dilakukan ujian untuk mengetahui sejauh mana mereka memahami pengelolaan manajemen air minum dengan jumlah peserta total 30 orang,dimana 24 peserta dari Tirta Kanjuruhan,6 dari Perumda Tugu Tirta,2 kab Pasuruan dan 1 dari Probolingo.
Untuk SPAM SMK Taruna,Pagak itu diambilkan dari sumber yang ada di Kepanjen dengan kapasitasnya 240 liter,awalnya memang hanya untuk sekolah saja,namun setelah kita berkoordinasi dan melakukan pendekatan dengan Kementerian PU maka saluran ini bisa digunakan untuk masyarakat umum yang mencakup 5 kecamatan yaitu Kepanjen,Pagak,Bantur,Donomulyo dan Kalipare jadi untuk mengawali program Malang Selatan bagian barat ini dimulai sekarang dengan anggaran 60 Milyar dari PU yang targetnya tahun ini bisa selesai dan bisa melayani SMK Taruna juga masyarakat sekitar.
Pembagunan SPAM tidak hanya di Pagak tapi juga ada di wilayah Srigonco untuk sekolah rakyat dari sumber yang ada di Bantur pembagunan sudah dimulai oleh PU,anggaran 12 Milyar dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026” Pungkasnya (M.yus)





