Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama tim penggerak PKK meluncurkan gerakan remaja sehati atau sehat kini dan nanti. Kegiatan yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan ini menghadirkan ratusan remaja pelajar perwakilan dari 217 desa dan kelurahan, Rabu (27/8/2025).
Plt Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat menjelaskan, banyak permasalahan kesehatan yang dihadapi remaja saat ini. Mulai dari kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, anemia, perilaku perokok, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, pernikahan dini, pola makan tidak sehat, hingga kesehatan mental.

Melalui pendekatan peer educator atau mentor sebaya, Dinkes optimis pesan tentang pentingnya gaya hidup sehat akan lebih mudah diterima di kalangan remaja.
Sementara itu, ketua tim penggerak PKK Banyuwangi, Hj. Anna Nazili Mujiono menekankan bahwa remaja adalah fase penting yang rentan terhadap berbagai risiko.
Karena itu, kata dia, TP PKK berkomitmen memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter remaja agar tumbuh menjadi generasi sehat dan kuat.
Dalam kegiatan ini, para remaja juga mendapatkan edukasi langsung dari psikolog RSJ Menur Surabaya, Ella Titis Wahyuniansari, serta dr. Raisa Prissilia.
Selain edukasi kesehatan, acara turut dirangkai dengan senam sehat dan minum tablet tambah darah secara serentak, sebagai simbol ajakan untuk hidup sehat kini dan nanti.
Dengan sinergi semua pihak, gerakan sehati diharapkan menjadi tonggak penting bagi lahirnya generasi muda Banyuwangi yang sehat, berkarakter dan siap menyongsong masa depan.
Penulis: Aji





