Malang, harianlenterainfonesia.co.id
Untuk menghidupkan kembali perekonomian dampak dari bencana alam kemarin akibat tanah longsor pihak PU kabupaten Malang pengalihan terfokus pada titik titik terdampak. kabupaten Malang. Musim yang ekstrim sangat berdampak pada kultur tanah di wilayah kabupaten Malang yang posisi tanah dan wilayahnya berbukit dan sangat rentan bencana tanah longsor.Dampak dari bencana tersebut imbasnya jalan dan jembatan penghubung antar desa di Kabupaten Malang dibeberapa titik rawan juga mengalami kerusakan akibat tanah longsor.Ysng menjadi problema seharusnya aliran anggaran dialokasikan ketitik jalan desa yang skala prioritas membutuhkan pembangunan otomatis dengan bencana tersebut pihak Bina Marga kabupaten Malang mengalihkan pekerjaan ketitik bencana agar ekonomi masyarakat berjalan.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Malang bekerja sama dengan pihak terkait BPBD kabupaten Malang langsung gerak cepat melakukan penanganan sejumlah ruas jalan yang rusak di Kabupaten Malang usai bencana longsor rusak dan penanganan beberapa wilayah yang juga mengalami seperti pohon tumbang atau roboh akibat terjangan banjir dan tanah longsor.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kabupaten Malang, Suwiknyo, mengatakan cukup banyaknya ruas jalan yang rusak akibat bencana longsor. Karena itu pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PU Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam percepatan perbaikan ruas jalan di wilayah Malang selatan dan juga beberapa wilayah yang rawan mengalami dampak bencana alam.
“Kita sudah berkoordinasi dengan BPBD dan PU Pemprov Jatim dalam penanganan ruas jalan yang rusak tersebut, karena banyaknya ruas yang terdampak bencana itu,” kata Suwiknyo.
Dalam penanganan ruas jalan yang rusak akibat bencana tanah longsor Dinas PU kabupaten Malang bekerja sama dengan Pemprov Jatim. Sebab untuk anggaran Pemkab Malang sendiri tidak bisa cukup menangani infrastruktur yang terdampak bencana alam tersebut.
“Kita juga berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait penganggaran ruas jalan yang rusak tersebut. Kalau anggaran Pemkab Malang, saya kira tidak cukup untuk menangani dampak bencana longsor ini. Kita meminta bantuan Pemprov Jatim barangakali ada anggaran yang bisa diperuntukkan untuk Kabupaten Malang,” tambah Suwiknyo.
Ada 4 wilayah di kabupaten Malang yang terdampak bencana tanah longsor. Yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Ampelgading, Tirtoyudo dan Pagak.
Pihaknya juga mendata dampak bencana tanah longsor tersebut dibeberapa titik.Kebanyakan banyak ruas jalannya ambles dan bahu jalan longsor.

Dari 33 kecamatan di kabupaten Malang ada 4 kecamatan yang rawan terdampak bencana longsor kemarin, rata-rata ruas jalannya mengalami ambles dan bahu jalannya longsor, terang Suwiknyo
Salah satu ruas jalan tersebut saat ini yang menjadi fokus dari Dinas PU kabupaten Malang adalah untuk segera menangani wilayah yang berada di Desa Sumbertangkil Kecamatan Tirtoyudo karena ruas jalan yang longsor yang sekarang kondisi jalannya ditutup total yang menghubungkan dua desa yaitu desa pujiarjo sama desa Purwodadi.
Rencananya untuk penanganan ruas jalan yang berada di Desa Sumbertangkil Tirtoyudo tersebut, pihaknya akan mendatangka material pasir batu (Sirtu) supaya bisa dilalui kendaraan roda empat.
Dengan penanganan darurat tersebut setidaknya perekonomian masyarakat didaerah terdampak masih bisa berjalan ,pungkas Wignyo.





