Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id
Panitia Musda Pemilihan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tangerang menggelar pemaparan visi dan misi bakal calon ketua DPD KNPI di ruang rapat Bola Sundul Gedung Usaha Daerah, Selasa (26/10/21).
Acara tersebut turut dihadiri seluruh Pengurus DPD KNPI, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Badan Kesatuan Bangsa,Politik (Kesbangpol) Wakapolresta Tangerang serta DPK dan OKP dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutanya, Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Adang Akbarudin mengatakan bahwa perhelatan pemaparan visi dan misi ini merupakan serangkaian tahap bagi para calon ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang sebelum Musda pada 29-30 Oktober nanti.
“Kami fasilitasi mereka, biarkan semua gagasan dan argumentasi yang mewakili visi dan misi mereka tumpah ditempat ini,” tandasnya.
“Kita boleh bertarung ide, kita boleh adu argumentasi. Namun setelah musda nanti jangan ada yang saling melukai, baik perasaan maupun kebijakan. Kita upayakan Musda KNPI ini sebagai perhelatan yang dinamis dan penuh semngat kepemudaan” harap pria yang akrab disapa Bung Abek.
Pada Musda KNPI XV kali ini, ada tiga calon kandidat yang beradu visi dan misi diantaranya Siti Nursa’adiah, Juanda Alias Joe dan Amalul Arifin Slamet atau yang biasa disapa Bang Alul.

Dalam visinya, Siti Nursa’adiah memaparkan bahwa ia berkeinginan agar pemuda Kabupaten Tangerang lebih Mandiri, Tangguh dan Progresif dalam bingkai persaudaraan. Sedangkan untuk misinya, ada lima point yang ia jelaskan, diantaranya dalam bidang ekonomi, sosial budaya, keagamaan, issu lingkungan serta menjalin kemitraan dengan Pemerintah daerah.
“Mendorong kemandirian ekonomi pemuda, kita ambil contoh diwilayah pantura, kita bisa olah dibidang ekonomi kreatifnya terkait perikanan,” papar Siti.
Selama ini, lanjut Siti, pemuda Kabupaten Tangerang selalu berperan aktif dalam mengawal berbagai polemik yang ada terutama soal issu lingkungan, keagamaan, sosial dan budaya. “Dalam hal ini saya mengajak seluruh pemuda untuk tidak lengah, tetap tangguh untuk hal semacam ini,” sambungnya.
Sementara itu, Juanda alias bung Joe menjelaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk menyatukan seluruh pemuda Kabupaten Tangerang dengan visi “menuju pemuda yang berdikari, berdaulat dan berkepribadian”.
“Yang jelas saya ingin merangkul dan menyatukan seluruh pemuda di Kabupaten Tangerang tanpa kecuali. Menuju pemuda yang berdikari, berdaulat dan berkepribadian,” tandas Bung Joe.
Hal senada diungkap Amalul Arifin, dirinya menyebut pemuda Kabupaten Tangerang masih canggung dalam menjalin kolaborasi dan persatuan dengan seluruh elemen masyarakat. Seharusnya, lanjut Amalul, hal tersebut merupakan indikator bagi pemuda Kabupaten Tangerang untuk menjawab seluruh tantangan dan peluang dialam demokrasi.
“Saya membawa dua tema besar yaitu sinergi dan kolaborasi. Kedua tema itu menjadi dasar dari visi saya, dalam hal ini saya ingin membangun sinergitas kekuatan pemuda Kabupaten Tangerang dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan demokrasi,” ungkap Amarul.
Lebih lanjut dirinya mempunyai misi untuk membangun kekuatan, menyatukan riak-riak yang tidak bisa disinergikan serta mendata dan memetakan potensi yang ada dalam diri pemuda.
“Maka dari itu, saya mencoba berkhidmat di KNPI, menginplementasikan apa yang saya dapat dari organisasi sebelumnya untuk memperkuat sinergitas dan persatuan serta memetakan segala potensi pemuda agar pemuda Kabupaten Tangerang lebih maju dan gemilang. Salam sinergi dan kolaborasi,” tutupnya.






