Depok, harianlenteraindonesia.co.id
Paskibra (Pasukan Kyai Idris Bersama Rakyat) menyatakan dukungannya kepada Idris-Imam di Pilkada ( Pemilihan Kepala Daerah) Kota Depok.Ketua Paskibra Kota Depok Edi mengatakan,pada prinsipnya Paskibra Kolektif kolegial,masing-masing ketua Paskibra Kecamatan sepakat meminta saya, sebagai ketua Paskibra Kota Depok,ucapnya.Sabtu (26/09/2020).
Adapun Paskibra ini,kata Edi merupakan para relawan pendukung tanpa syarat, untuk pasangan Idris-Imam di Pilkada.Kami para kader kesehatan dan penggiat pekerja sosial.”Khusus untuk Cimanggis,sudah semuanya terbentuk.Sebagai ketuanya bu Ngatmini,”ujarnya.
“Ada pengurusnya di tiap Kelurahan seperti,bu Mi,bu Cece,bu Rina,bu Mega,bu Pipin.”Relawan kita adalah para kader kesehatan di Posyandu,Posbindu,Jumantik,Insya Allah 100 % (persen) bergabung di Kyai Idris.”Ucap Edi,usai silaturahmi bersama relawan Joglo, Kelurahan.Mekarsari.
Edi menjelaskan,kita menyebar di seluruh Rw,Mekarsari target kita adalah 186.Bahkan kita sudah membuat Aplikasi Sijari.com.Saat ini (red : sambil menunjukan Aplikasi Sijari.com) kurang lebih ada 90,By name By Adrres.Ini bisa kita cek,walau belum semuanya kita proses.Coba kita Kelurahan Mekarsari misalkan Rw 08 lah, Alfian sudah ada nama dan alamatnya, jelasnya.
Sijari adalah, aplikasi yang isinya adalah jaringan untuk menunjukan kita sudah sampai dimana.
Contoh,saya mengklaim Paskibra ada berapa kekuatannya.Misal saya mengklaim 1000 (seribu),apa dasarnya.Bukan lagi mengumpulkan kTP ( Kartu Tanda Penduduk),disini Aplikasinya sudah dibuat oleh relawan-relawan by name by adrres berdasarkan nomor hanphone.
Kembali dicontohkannya,misal saya sudah men-input si A.Jadi orang lain bila meng-input dia tidak bisa begitu saja dan sudah ketahuan.Oh,ini jaringan Paskibra.Dari rumah Joglo,atau dari yang lain yang coba input,ya sudah nggak bisa lagi,jelas Edi.
Lanjut.Edi dikatakanya,Bunda Elly yang memotivasi kita dalam hal bentuk kampanye Paskibra,pertama dalam suasana pandemi kampanye tidak dilakukan.Kita perhatikan protokol kesehatan.Jadi semua ketua sudah memegang Aplikasi,karena kolektif kolegial.Walau saya tidak masuk ke Cipayung,tapi saya tahu di Cipayung,tandasnya.
Ditambahkannya,dukungan tanpa syarat mereka sudah paham betul apa yang harus mereka lakukan.Memang sudah komitmen dari awal sebelum deklarasi,pungkasnya. (joh).




