Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melaksanakan GPM serentak di 25 titik lokasi di masing-masing kecamatan yang berada di kantor camat, kantor desa, pasar dan fasilitas umum lain yang terjangkau oleh masyarakat.
Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu wujud nyata pemerintah hadir agar masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ilham Juanda menjelaskan, arahan dan laporan dari Menteri Pertanian RI bahwa kegiatan GPM serentak dalam rangka memperingati HUT ke 80 Kemerdekaan RI selain diikuti oleh 7.285 kecamatan juga dilaksanakan di 414 Polri, 449 TNI, 129 BUMN dan 415 saluran lain dengan total beras SPHP kuantum 43.665 ton.
“Nantinya juga akan dilaksanakan GPM serentak serupa yang masif dilaksanakan sampai akhir tahun ini yang bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan dan mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia,” ungkapnya.
“Adapun di Kabupaten Banyuwangi total beras SPHP yang terjual sebanyak 50 ton yang tersebar di 25 titik lokasi GPM di kecamatan,” terangnya.
Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han. mengatakan, Gerakan Pasar Murah ini untuk menjaga ketersediaan bahan pangan, menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi kenaikan harga sehingga dampak jangka panjang diharapkan ketahanan pangan berkelanjutan dan akses pangan lebih luas guna kesejahteraan masyarakat
Semoga kegiatan ini senantiasa bermanfaat dan mendapat respon yang baik oleh masyarakat.
Penulis: Aji





