Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan orientasi pendampingan pos kesehatan pesantren (Poskestren) 10 – 11 Juni 2025 di Aula Oesman Rasad.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pondok pesantren agar bisa mandiri dalam menjaga kesehatan. Baik melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kebersihan lingkungan, konsumsi tablet tambah darah (TTD) untuk santri putri, maupun skrining TBC dan SMD (Survey Mawas Diri) serta MMP.

Sebanyak 65 peserta hadir dalam orientasi ini. Mereka terdiri dari pendamping ormas dan tenaga kesehatan, pengelola program puskesmas, pengasuh pondok, dan kader santri husada.
Berikut 5 pondok pesantren yang didampingi, yaitu:
1. Pondok Pesantren Al Azhar – Puskesmas Sempu
2. Pondok Pesantren Darunnajah – Puskesmas Benculuk
3. Pondok Pesantren Safinatul Huda – Puskesmas Kabat
4. Pondok Pesantren Sunny – Puskesmas Kebaman
5. Pondok Pesantren Gunung Jati – Puskesmas Badean
Melalui pendampingan ini, diharapkan pondok pesantren dapat melahirkan kebijakan yang berwawasan kesehatan, meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada santriwati, dan mampu melakukan inspeksi kesehatan lingkungan serta skrining penyakit secara mandiri.
Penulis: Aji





