SP2HP Proses Penyelidikan Dugaan Pungli Pemakaman Satgas Covid Desa Kerik Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Memasuki Tahap ke-4

  • Whatsapp

Magetan, harianlenteraindonesia.co.id

Babak baru terkait pengaduan LSM Lira mengenai dugaan pungli yang diduga dilakukan satgas Covid 19 Kabupaten Magetan kepada Reskrim Polres Magetan terus berjalan.

Magetan Supriyanto S.Sos ketua LSM Lira yang mengadukan dugaan oknum Satgas Covid 19 yang melakukan tindak pidana pungutan liar yang didampingi Sulistiyono kepada beberapa media Lentera Indonesia mengatakan ” Tanggal 8 Juli 2022 ini kami mendapatkan surat SP2HP ke 4 dengan nomor B/ 210 /SP2HP-Ke 4/VII/2022/Satreskrim . Yang menyatakan bahwa proses penyelidikan terhadap laporan dugaan tindak pidana pungutan liar di desa Kerik kecamatan Takeran Kabupaten Magetan tahun Anggaran 2021 dan penggunaan anggaran tahun 2021 penyelidik telah melaksanakan gelar perkara dengan keputusan gelar agar penyelidik mengajukan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara serta perbuatan melawan hukum kepada inspektorat Kabupaten Magetan.”jelasnya (Sabtu,23/7/2021)

“Dari hasil SP2HP ke 4 ini selanjutnya kita akan menunggu hasil Perhitungan kerugian negara dari pihak inspektorat kab.Magetan.”ucap Supriyanto.

Supriyanto S.Sos Ketua LSM Lira DPD Magetan ini menambahkan ” Sejauh ini secara keseluruhan kami apresiasi kinerja satreskrim Polres Magetan akan perkembangan laporan kami, hanya saja kami minta agar ke depan langkah selanjutnya bisa lebih cepat lagi sesuai UU yang berlaku,dan tentunya fokus kepada dugaan tindak pidana pungli yang ada,dan bila di kembangkan ke ranah korupsi tentunya kami sangat mengapresiasi langkah tersebut.” tegas ketua DPD LIRA Magetan ini.

“Ditambahkan bukan cuma kerugian negara yang jadi acuan tapi penyalahgunaan wewenang patut menjadi sorotan utama apalagi ini diduga dilakukan oleh satgas Covid yang merupakan alat negara yang disumpah melalui sumpah jabatannya,yang bukan hanya dihadapan manusia tapi di hadapan Tuhan juga tegas Ketua DPD LIRA Magetan ini.

Pos terkait