Pemkab Banyuwangi Terus Melakukan Pengembangan Beragam Inovasi Pelayanan Publik untuk Kemudahan Masyarakat, Asisten Administrasi Umum: Inovasi Ini Wujud Komitmen Kami untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan terus melakukan pengembangan berbagai inovasi.

Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, S.IP., M.Si, mengungkapkan, bahwa inovasi-inovasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banyuwangi.

Dalam kesempatan ini, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Banyuwangi Ustadi menjelaskan, beberapa inovasi yang telah diluncurkan. Salah satu inovasi di sektor hukum adalah: Klinik Hukum Banyuwangi: Layanan ini menyediakan bantuan hukum gratis bagi masyarakat Banyuwangi, sehingga setiap warga bisa mendapatkan akses keadilan tanpa harus terbebani oleh biaya.

Berikut penjelasan dari Asisten Administrasi Umum Setda Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto;

Perpustakaan Hukum Berbasis IT: Inovasi ini memanfaatkan teknologi informasi untuk menyediakan akses mudah ke berbagai literatur hukum, membantu masyarakat dan praktisi hukum mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. INDUKSI SAPUWANGI merupakan Informasi Produk Regulasi dan Saber Pungli Banyuwangi secara online dengan memanfaatkan system IT. E-CORRECTION berupa aplikasi permohonan Penerbitan Produk Hukum Daerah. E-REGISTRATION merupakan sistem aplikasi pemberian nomor (registrasi) dan verifikasi penyusunan produk hukum.

Di sektor pelayanan bantuan masyarakat, beberapa inovasi yang menonjol antara lain: Sistem Pelayanan Bantuan Hukum Masyarakat Miskin (SIMPLE BANKUM MASKIN): Program ini memastikan masyarakat miskin mendapatkan bantuan hukum yang layak, membantu mereka dalam berbagai masalah hukum yang dihadapi. Sistem Aplikasi Peran Serta Masyarakat (Simplirakat): Inovasi ini memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah, memungkinkan mereka untuk memberikan masukan dan saran secara langsung.

SIAPPAH WANI merupakan pelayanan Perkara dan Produk Hukum Banyuwangi secara online. SOMASI KAMI merupakan Sistem Informasi Hukum dan Akademisi Banyuwangi meliputi informasi Produk Penelitian Hukum, Jurnal/Makalah Hukum, Agenda Informasi Hukum Akademisi dan Forum Mahasiswa Peduli Hukum. Majalah Hukum Online merupakan penyajian literatur berupa Majalah Hukum secara online yang dapat dibaca kapan saja dan dimana saja. Perpustakaan Hukum Berbasis IT merupakan Perpustakaan Hukum Otomatis dalam bentuk “Self Service Library”.

Selain itu, inovasi di sektor komunikasi dan informasi juga menjadi sorotan:

1. Banyuwangi Beraksi: Program ini merupakan platform interaktif yang memungkinkan masyarakat untuk melaporkan berbagai permasalahan yang mereka hadapi, sehingga pemerintah dapat merespons dengan cepat dan tepat.

2. Command Center (Layanan Call Center Banyuwangi Respon 112): Layanan ini menyediakan pusat panggilan darurat yang siap membantu masyarakat 24 jam, memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Di sektor perdagangan, inovasi yang diperkenalkan adalah Ongkos Kirim Gratis UMKM: Program ini mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah dengan menyediakan layanan pengiriman gratis, membantu mereka menjangkau pasar yang lebih luas. TERASI WANGI merupakan aplikasi yang mempermudah pengusaha untuk mengajukan permohonan layanan Tera/Tera Ulang kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.

Inovasi di Sektor Penanaman Modal dan Layanan Sosial: Rumah LKPM (Rumah Komunitas Pelayanan Kegiatan Penanaman Modal): Inovasi ini menyediakan tempat dan layanan bagi masyarakat yang ingin melakukan penanaman modal di Banyuwangi. LAJU BELA (Layanan Jemput Usaha untuk Difabel dan Lansia): Program ini dirancang untuk membantu difabel dan lansia dalam mengembangkan usaha mereka. Melalui layanan jemput bola, petugas datang langsung ke rumah untuk memberikan bantuan dan pendampingan usaha, memastikan bahwa kelompok rentan ini mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Beberapa inovasi lain yang turut terus dikembangkan meliputi: di Sektor Lingkungan Hidup ada Comparison Testing An Environmental Laboratory of Banyuwangi (CONTEST WANGI), BAGIAK YOI (Bank Sampah Giat Keliling Yuk Ngopi), KOPLINGWANGI (Kumpul Pelanggan Laboratorium Lingkungan Kabupaten Banyuwangi) dan LAMBANG SURGAWI (Laboratorium Lingkungan Sambang Sumur Banyuwangi)

Inovasi lainnya baik di tata Kelola pemerintahan ataupun sektor layanan publik lainnya, juga terus dijaga dan dikembangkan.

Diantaranya UGDK (Unit Gawat Darurat Kemiskinan), MADANI (Manajemen Data Inovasi daerah Kabupaten Banyuwangi), PIJAR (Peningkatan Infrastruktur Jalan Poros Antar Desa), BAGOS (Banyuwangi Geographic Information System), Mastang Bakar (Masyarakat Tanggap Bahaya Kebakaran di Dinas Pemadam Kebakaran dan Pemyelamatan), SI LALAP KEMANGI (Sistem Informasi Layanan Laporan Kebakaran Dan Penyelamatan Masyarakat Banyuwangi), Inovasi PETI EMAS, SIMPEG, E-BPHTB, BAPENDA PERKASA, SIAP JAGA DESA BOS, Srikandi Mobile, Sistem Informasi desain bisnis dan penyertaan modal (sideinistam), SIMAPDES (Sistem Informasi Manajemen Aparatur Pemerintahan Desa), SIJASA (SISTEM INFORMASI RETRIBUSI JASA USAHA), BANYUWANGI SPORT EVENT TOURISM serta berbagai inovasi lainnya.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Setiap program yang kami luncurkan bertujuan untuk memberikan manfaat langsung bagi warga Banyuwangi, mempercepat pelayanan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Choiril Ustadi Yudawanto, S.IP., M.Si.

“Kami berharap dengan adanya inovasi-inovasi ini, masyarakat Banyuwangi dapat merasakan pelayanan yang lebih baik dan efisien,” ungkapnya.

Dengan berbagai inovasi yang telah diluncurkan, lanjut Ustadi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menunjukkan dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi masyarakat, menjadikan Banyuwangi sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Ustadi.

Penulis: Aji

Pos terkait