Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tugu Tirta (Perumda Tugu Tirta) Kota Malang, Priyo Sudibyo memperkenalkan jargon kuat, bersinergi, terbaik.
Dimana jargon ini diharapkan menjadi jangkar di setiap program yang dicanangkan oleh Perumda Tugu Tirta kedepannya.
Bahkan Priyo Sudibyo, telah mensosialisasikan kepada semua pegawai Perumda Tugu Tirta saat memimpin apel pagi pertamanya sebagai Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, dan juga dalam acara ramah tamah direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang yang baru dilantik.
Dirut Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edi Sunaedi, dan Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, hadir langsung dalam kegiatan ramah tamah dan perkenalan direksi baru di Kantor Pusat Perumda Tugu Tirta Malang. Senin (22/7).
“Kami ingin internal Tugu Tirta solid. Jargon ini akan menjadi kekuatan yang membuat kinerja makin prima, utamanya dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bogank sapaan akrab Priyo Sudibyo.
Menurut Bogank, bahwa dirinya telah bertemu dengan sejumlah pihak di awal pekan ini. Guna bersinergi dengan stakeholder air minum, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Malang dan Kota Batu yang menjadi perhatian penting saat ini.
“Kami juga bertekad menjadikan Perumda Air Minum Tugu Tirta yang terbaik dalam kinerja, pelayanan, inovasi serta pengembangan perusahaan. Semoga bisa terus menginspirasi BUMD air minum lain se-Indonesia,” timpalnya optimistis.
Edi menyatakan, kehadiran jajaran direksi yang baru diharapkan bisa membawa sinergitas lebih baik ke depan. Sinergitas yang baik diyakini Edi bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan, khususnya di kawasan Malang Raya yang terdiri dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu merupakan satu kesatuan yang saling membutuhkan.
“Karena kami bertiga ibaratnya sudah satu frekuensi. Akan lebih mudah pula dalam proses koordinasi dan sinergi. Dirut yang baru punya segudang pengalaman, ditunjang jaringan yang sangat luas. Saya punya visi Perumda Tugu Tirta akan semakin maju,” terangnya.

Edi menjelaskan, sejumlah sumber yang berada di Kota Batu banyak dimanfaatkan oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta. Air dari sumber tersebut dialirkan untuk kebutuhan masyarakat Kota Malang.
“Kami harap sinergitas ini dampaknya kepada publik, agar masyarakat bisa memanfaatkan betul layanan yang kami berikan. Jika layanan baik, maka kepercayaan itu pasti akan didapatkan,” tegasnya.
Sementara Dirut Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi mengatakan jika dirinya akan mendorong, agar program-program yang dicanangkan Bogank ke depan bisa saling menguntungkan antar sesama.
“Sejumlah catatan konflik pernah terjadi antara Pemkot Malang dengan Pemkab Malang dalam upaya memanfaatkan air. Hal tersebut tidak perlu terjadi kembali jika ada win-win solution,” tegasnya.
Lebih lanjut menurut Syamsul, juga akan jalankan program-program sinergitas yang bisa dilakukan. Semua demi kebaikan bersama, demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Malang Raya.
“Hal tersebut memungkinkan, program-program kerja sama antara Perumda Tugu Tirta dengan Perumdam Among Tirto dan Perumda Tirta Kanjuruhan, yang selama ini terkesan ‘buntu’ akan punya masa depan cerah,” tukasnya. (M.yus)






