Madiun, harianlenteraindonesia.co.id
Kabupaten Madiun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri kegiatan acara puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XX dan Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke-51,di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Kabupaten Madiun Minggu (16/7) malam.
Giat kedua acara tersebut berlangsung meriah selain Gubernur Jawa Timur hadir juga Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Baschin Emil Dardak, Bupati dan walikota dari beberapa kabupaten /kota di Jawa Timur. Komandan lanud Iswahjudi dan Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun serta undangan pemenang berbagai lomba yang diadakan oleh dinas PMD dan TP PKK provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan ”
Permasalahan stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, protein atau pun kalori, melainkan juga dapat disebabkan oleh kurangnya kasih sayang.
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat membuka acara puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XX dan Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke-51, di Pendopo Ronggo Djomeno, Caruban,
“Ternyata problem stunting itu tidak hanya disebabkan dari asupan gizi yang rendah, melainkan juga karena kurangnya kasih sayang. Pada skala inilah sudah mulai ada redefinisi pola kehidupan, bahwa agar asupan itu bisa diberikan dengan proporsional dan baik selama kehamilan hingga pasca melahirkan. Maka, kasih sayang bapak kepada sang ibu tidak boleh berkurang,” tutur Khofifah.
Dalam kesempatan ini Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan ” Alahamdulilah dalam acara ini bersamaan dengan peringatan hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke 455. Propvinsi Jawa Timur adalah satu satunya Provinsi yang masih mengadakan Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM),Kami berharap agar kegiatan ini tetap dipertahankan sebagai upaya memupuk rasa kegotongroyongan sebagai salah satu budaya warisan leluhur yang harus kita lestarikan di tengah gempuran kehidupan modern yang mementingkan kepentingan individual semata. ” Pungkas Kaji Mbing panggilan akrab Bupati Madiun ini.

Dalam ajang bergengsi ini desa Kedondong kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun menyabet juara 2 lomba gotong royong tingkat Provinsi Jawa Timur.
Joko Lelono Kepala Dinas PMD Kabupaten Madiun menjelaskan ” Tahun ini desa Kedondong Kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun meraih juara ke 2 dalam BBGRM tingkat Provinsi Jawa Timur , Harapan kami kedepan agar desa desa di kabupaten Madiun terus melestarikan budaya dan semangat kegotongroyongan. Kalau semua di serahkan ke pemerintah akan sangat sulit tujuan pembangunan bisa tercapai,maka oleh karena itu diperlukan sinergitas dan peran serta aktif masyarakat dalam setiap upaya pembangunan melalui semangat gotong royong. Sampai saat ini di Kabupaten Madiun ada 94 desa kategori mandiri dan desa 154 masuk kategori desa Maju. Di Kabupaten Madiun tidak ada satu desapun yang masuk berkembang,tertinggal maupun sangat tertinggal “punkas Joko Lelono kepala dinas PMD Kabupaten Madiun ini.
Video lengkap kegiatan ini bisa di klik
https://www.youtube.com/@lenteraindonesia01





