Dua Hari Kunker di Jawa Timur, Kapolri: Masyarakat yang Mudik Agar Melengkapi Persyaratan Vaksin Booster

Polda Jatim, Surabaya, harianlenteraindonesia.co.id

Forkopimda Jawa Timur mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama rombongan, melakukan Kunjungan kerja (kunker) di Jawa Timur, Rabu – Kamis (27-28/4/2022).

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto dan Kabinda Jatim Marsma Rudy Iskandar, mendampingi Kapolri beserta rombongan melaksanakan pengecekan kesiapan Pos Pelayanan Terpadu dan fasilitas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Tempat yang dikunjungi adalah pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sesampainya di tempat tersebut Kapolri menyapa para penumpang Kapal yang berada di ruang tunggu.

Kapolri bersama rombongan lanjut mendengarkan paparan dari Karoops Polda Jatim, terkait kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2022 di wilayah Polda Jatim dan sekaligus memberikan tanggapan.

Usai memberikan arahan, Kapolri melakukan pengecekan Posko Terpadu Lebaran Tahun 2022, yang berada di Pelabuhan Tanjung Perak, selanjutnya mendengarkan paparan Kapolres Tanjung Perak terkait pelaksanaan pengamanan Posko Terpadu dan Paparan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak terkait kedatangan dan pemberangkatan penumpang.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan gerai vaksinasi Polres Tanjung Perak, yang menyiapkan 200 dosis vaksin, jenis pfizer dan astrazeneca, yang diperuntukkan bagi pemudik yang hendak melaksanakan vaksinasi booster, dibantu tenaga kesehatan sebanyak 12 orang.

Dalam kesempatan ini Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Kapal merupakan moda transportasi yang dapat mengurangi kemacetan.

“Kita lihat bahwa dari kapal-kapal yang ada melayani masyarakat yang akan meninggalkan wilayah Surabaya, namun juga menerima masyarakat yang datang dari berbagai wilayah. Tadi kita cek, ada yang dari Kalimantan, ada juga dari wilayah Ende, ada yang dari wilayah Sulawesi. Bahkan dari Tanjung Priok dan pelabuhan Semarang,” ucapnya.

“Artinya ini juga bisa menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat untuk mudik menggunakan moda kapal. Untuk menghindari potensi beban kemacetan yang diprediksi akan terjadi pada nanti malam, ini akan terus meningkat dan ini tentunya bisa menjadi pilihan,” lanjut Kapolri.

Kemudian terkait dengan kondisi di Pelabuhan Tanjung sendiri. berdasarkan angka dari mulai H – 15 sampai dengan H – 6 kita lihat bahwa puncak arus mudik itu terjadi di H – 7 kemarin, sempat masuk di angka 7000.

“Namun apabila dibandingkan di tahun 2019 maka tahun ini masih lebih rendah kurang lebih 36 persen selisihnya. Namun apabila dibandingkan dengan tahun 2020 terjadi peningkatan 138 persen,” paparnya.

“Saya lihat juga bahwa sampai dengan hari ini sudah di angka 3200 dibandingkan dengan situasi normal yang rata-rata 2000 tetap ada peningkatan,” tambah Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar melengkapi persyaratan dengan vaksin booster.

“Bagi masyarakat yang akan menumpang kapal maka ada kewajiban untuk vaksin booster. Jadi ini tentunya menjadi hal sangat penting agar pengendalian laju covid betul-betul bisa kita kendalikan. Penumpang kapal dalam kondisi yang kita yakini betul-betul aman karena sudah vaksin booster,” tuturnya.

Selain itu, untuk masyarakat yang belum melakukan vaksin booster dapat mengunjungi gerai vaksin yang telah di sediakan, sehingga ini menjadi syarat untuk membeli tiket.

“Saya kira ini sudah bagus dan tentunya kita harus terus menjaga agar pasca dari idul fitri yang biasanya di tahun kemarin ada lonjakan di tahun ini dengan adanya sistem ataupun adanya persyaratan untuk dilaksanakan Buster ini,” giatnya.

Kapolri berharap laju covid pasca arus mudik, atau pasca Idul Fitri bisa betul-betul bisa dikendalikan, karena wilayah Jawa Timur angkanya sangat bagus, jauh lebih bagus dibandingkan wilayah Jakarta dan yang lain, ini tentunya harus dipertahankan.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan stakeholder yang bertugas. Berikan pelayanan yang terbaik agar masyarakat merasa aman dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Pos terkait