Ngawi, harianlenteraindonesia.co.id
Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi lewat Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi menggelar Bazar Ramadhan 1443 H, atau lebih dikenal Pasar Murah menjelang Hari Raya Idhul Fitri oleh Masyarakat. Bertempat di jalan tengah alun – alun Merdeka Ngawi, Pasar murah diserbu ribuan pengunjung, dan yang mendominasi tetap kaum ibu.
Masyarakat Kabupaten Ngawi menyambut dengan senang hati, terbukti antusias dalam belanja dan memborong barang berjubel di stand – stand. Apalagi terlihat berjubel di antrian minyak goreng dan telur.
Dwi Rianto Djatmiko Wakil Bupati Ngawi dalam pidato pembukaan mengatakan “Bazar Ramadhan 1443 H atau Pasar Murah ini, diselenggarakan untuk pemantauan harga sembako dan memfasilitasi warga Masyarakat Ngawi, terutama UMKM arahan dari Dinas Koperasi Ngawi. Harga yang dijual disini dibawah harga normal, tidak harga pasar menjelang Hari Raya Idhul Fitri. Untuk Kebutuhan Pokok intervensi melalui pasar murah. Paket belanja pasar murah disediakan baik makanan, minuman, gula, bawang merah, bawang putih, sayuran, lpg, beras, minyak, telur, pakaian maupun kerajinan handy craft. Produk dari Ngawi semua bagus, mari kita bumingkan ke kancah dunia, lewat berita Tv, media koran maupun online,” Ungkapnya.
Yusuf Rosyadi Kepala DPPTK Ngawi menambahkan “Untuk Bazar Ramadhan 1443 H atau Pasar Murah sudah menjadi agenda rutin tahunan. Kali ini dilaksanakan hanya 1 hari, karena hampir setiap Desa menjelang waktu berbuka sudah mengadakan, juga mengingat waktu masih suasana PPKM. Kami bekerjasama dengan BUMN, BUMD, PD Sumber Bhakti, 9 Pasar tradisional, UMKM binaan Dinas koperasi, pihak swasta dan perorangan. Harga disini lebih murah per kg bisa selisih Rp 3000 ,- sampai Rp. 4.000,- .Untuk telur kami mengambil dari peternak ayam langsung jadi bisa menjual Rp 23.000,- bawang merah maupun bawang putih, kami langsung mengambil dari petani yang ada di Kecamatan Padas, sedangkan minyak goreng kami bisa menjual dengan harga Rp . 21.000,- per liter, dengan merk yang bagus dan terkenal. Kami menerapkan angka pemangkasan rantai perdagangan, untuk membantu Masyarakat menjelang Hari Raya Idhul Fitri,” Pungkasnya.





