Magetan, harianlenteraindonesia.co.id
Sebagai upaya menuju kemandirian ekonomi dan sosial desa, desa Ringinagung kecamatan Magetan kabupaten Magetan terus berinovasi guna menggali potensi yang ada.
Hal ini diutarakan Yully bagus T .S.Sy kepala desa Ringinagung kecamatan Magetan kabupaten Magetan kepada Media Lentera Indonesia” Desa Ringinagung terletak sangat strategis yang berada di jalur alternatif dari Magetan ke Sarangan. Selain itu disini juga terdapat embung Sari Agung yang letaknya strategis dekat pasar dan jalan raya, embung ini memiliki fungsi utama sebagai sumber pengairan dan mengurangi dampak banjir bagi kota Magetan dan ke depan tentunya bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata ” jelasnya. (Rabu,1/12/2021).

“Selain itu di sini juga terdapat sentra kerajinan bambu dan kerajinan kulit serta adanya Bank Sampah Sapu Jagad (BSSJ) yang sangat bagus perkembangannya bahkan sering menjadi rujukan daerah lain dalam pengelolaan bank sampah, sehingga ke depan bisa menjadi destinasi wisata edukasi bagi wisatawan. Selain potensi diatas kita juga memiliki destinasi wisata religi yaitu makam eyang Bandini yang merupakan tokoh sesepuh Persaudaraan Setia Hati Terate yang setiap bulan Suro selalu ramai di datangi para peziarah”tegasnya.
Lebih lanjut Kepala desa Ringinagung ini menjelaskan “Kemandirian desa akan terwujud bila kita seluruh elemen yang ada bahu membahu meningkatkan potensi dan ekonomi masyarakat, dengan munculnya stimulus kegiatan yang ada diharapkan berkembang juga potensi desa yang lain.”pungkasnya.
Sementara itu Direktur bank sampah Sapu Jagad Jully Kuswanto menjelaskan ” BSSJ desa Ringinagung ini berdiri sejak tahun 2014 hari ini, kami mendapatkan kunjungan dari dosen UNS yang akan memberikan bantuan dukungan IT terkait bank sampah. Diharapkan nanti akan mempermudah dalam pengelolaan manajemen bank sampah.”jelasnya. Video kegiatan ini di klik di http://www.youtube.com/c/BeniSetyawanMagetan.





