Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Sebanyak 13 pasien positif Covid-19 di Dampit, berhasil dievakuasi Satgas Covid -19 Kecamatan Dampit sabtu (14/8/2021).
Camat Dampit, Abai Saleh S.sos MM merinci 13 pasien tersebut, 9 orang berasal dari Dampit, sisanya dievakuasi dari Pamotan.
“Sebenarnya masih tersisa sekitar 20 orang, namun dari analisa medis, mereka ada yang terserang penyakit stroke, HIV dan penyakit penyerta lainnya, makanya gak bisa kita evakuasi ke Gedung Isoter ini. Namun nantinya setelah kita tracing kembali, maka bisa kita evakuasi,”ujar Abai Saleh
Saat ini, lanjut mantan Kabag Pertanahan Kabupaten Malang tersebut, dari data terbaru yang dimiliki, sekitar 14 orang dinyatakan sembuh dari virus Covid. Namun jumlah kontak erat yang tengah menjalani isolasi mandiri mencapai 23 orang.

Sedangkan tingkat penggunaan bed di kedua gedung Isolasi Terpusat Dampit dan Pamotan, lanjut Abai Saleh masih terpakai sekitar 13 Tempat Tidur (TT), 9 TT di gedung Isoter Dampit, dan 4 TT di gedung Isoter Pamotan. Sedangkan total keseluruhan jumlah TT yang ada sekitar 50 TT.
Abai menjelaskan, dikedua Isoter Dampit dan Pamotan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang cukup memadai, seperti TV, Kulkas dan Wifi. Hal ini dilakukan agar para isoma tersebut tidak merasa jenuh dan bosan saat menjalani isolasi.
“Soal pengawasan, kita libatkan seluruh perangkat desa di Dampit, kita bagi menjadi 3 shift sehingga pengawasannya 24 jam penuh. Disisi lain, di kedua Isoter ini tim tenaga kesehatan juga ikut mengawasi dan memberikan perawatan serta memberikan obat-obatan plus Vitamin,”urai Abai Saleh.
Terakhir, Abai Saleh menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan prokes Covid-19, meski sejauh ini masyarakat Dampit dinilai sudah cukup patuh dan sadar terhadap prokes Covid-19.
“Jika prokes Covid ini terus dipertahankan, dan masyarakat tetap menerapkannnya, Insyaallah Covid di Dampit khususnya dan Di Kabupaten Malang segera berakhir,”pungkas Abai Saleh.





