Gelaran Depok Literacy Fest 2025 yang berlangsung pada 3-9 November resmi dibuka, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Depok, Supian Suri di Depok Open Space (DOS), Senin (03/10/25).
Depok,harianlenteraindonesia.co.idWalikota Depok Supian Suri, resmi membuka gelaran Depok Literacy Fest 2025 yang berlangsung pada 3-9 November dengan ditandai pengguntingan pita oleh Walikota, di Depok Open Space (DOS), Senin (03/10/25).

Pembukaan Depok Literacy Fest 2025 dilakukan bertepatan dengan peluncuran Spot Baca Mpustaka Gumeuliss atau Peningkatan Pelayanan Perpustakaan Melalui Gerakan Pembudayaan Gemar Membaca Berbasis Inklusi Sosial yang digagas kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), Utang Wardaya.
Dalam sambutannya, Walikota Depok menegaskan pentingnya literasi sebagai modal utama dalam membangun generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Supian Suri menambahkan, semangat literasi ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk mewujudkan Depok Maju, Jawa Barat Istimewa.dan Indonesia Emas 2045, ujarnya.
Sementara itu, ketua Panitia Depok Literacy Fest 2025, Irwan Nurwanto mengatakan, berdasarkan riset, minat baca di Indonesia masih sangat rendah, begitu juga di Kota Depok. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana untuk membangun literasi di Kota Depok agar semakin maju ke depannya.
Masih Irwan dikatakan, Depok Literacy Fest 2025 menampilkan berbagai kegiatan menarik yang berlangsung setiap hari. Setiap pagi, pengunjung dapat mengikuti lomba mewarnai bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok yang digelar dari Senin hingga Jumat.
Pada malam hari, masyarakat akan dihibur dengan penampilan musik dari musisi-musisi lokal Kota Depok, mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB, dari Senin hingga Sabtu.
Acara puncak nanti akan ditutup dengan penampilan spesial dari band Bagindas, ujar Irwan.
Tak hanya itu, festival ini juga menghadirkan pameran mural bertema Kota Depok yang melibatkan para seniman muda serta pameran buku dari puluhan penerbit dengan ribuan judul buku.
Penerbit besar seperti Gramedia, Erlangga, Bumi Aksara, Gema Insani, Mizan, dan lainnya turut serta. Ada juga penerbit dari luar Jawa, seperti dari Yogyakarta dan Bandung. Pihaknya berharap ke depan semakin banyak penerbit besar bergabung dalam kegiatan ini.
Irwan berharap festival literasi tidak berhenti hanya menjadi kegiatan tahunan, melainkan dapat digelar secara berkelanjutan dan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat kecamatan.
Mempromosikan literasi hingga Depok benar-benar menjadi kota literasi. Karang Taruna, siap terus berkontribusi dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Depok, jelasnya.
Irwan menambahkan, kegiatan ini tidak akan berjalan tanpa dukungan dari Pemerintah Kota Depok. Disampaiksn rasa terima kasih kepada Walikota Depok yang telah mempercayakan kegiatan ini kepada pihaknya, terutama Karang Taruna untuk turut serta memajukan Kota Depok dalam bidang literasi, tandanya.(*/joh).





