Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi Mohammad Yanuarto Bramuda membuka secara resmi pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi (Ukom) Chef SPPG serta menyerahkan 13 sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) di Hotel Santika pada Sabtu 2 November 2025.
Sebanyak 13 sertifikat SLHS diserahkan kepada Kepala SPPG dan Yayasan atau Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah memenuhi persyaratan.

Persyaratan tersebut meliputi sertifikasi minimal 60 persen penjamah makanan.
Hasil pemeriksaan sampel makanan yang memenuhi standar, serta penyempurnaan rekomendasi hasil inspeksi kesehatan lingkungan.
Kegiatan pelatihan dan uji kompetensi ini diselenggarakan atas kerja sama antara Dinas Kesehatan Banyuwangi, Yayasan Kartika Kirana Edukasi, dan LSP Pariwisata Pesona Indonesia sebagai mitra resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan ini diikuti oleh 51 Chef SPPG yang berasal dari berbagai daerah, yaitu Banyuwangi 33 orang, 6 orang dari Bangka Belitung, 8 orang dari Madura, dan Jember 4 orang.
Penulis: Aji





