Dinkes Banyuwangi Gelar Pertemuan Peningkatan Keterlibatan dan Kontribusi Puskesmas, Klinik Mandiri Dokter

  • Whatsapp

Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas keterlibatan dan kontribusi puskesmas, klinik dan Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) dalam program Tuberkulosis (TBC) dan jejaring layanan TBC, Selasa-Rabu (21/22/5/2024).

Plt. Kepala Dinkes Banyuwangi Amir Hidayat menerangkan, berdasarkan capaian penemuan kasus TBC di Banyuwangi telah ditemukan 3.064 kasus dari 3.820 estimasi kasus TBC pada tahun 2023.

“Dari capaian tersebut ditemukan bahwa kontribusi notifikasi TBC di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2023 didapatkan dari kontribusi 82,28 persen ditemukan di puskesmas, rumah sakit pemerintah 8,19 persen, rumah sakit swasta 7,46 persen, klinik swasta atau TPMD 1,49 persen, Lapas 0,58 persen, dan klinik pemerintah 0 persen. Notifikasi kasus TBC dari klinik dan TPMD masih rendah,” kata Amir.

Untuk itu, kata dia, perlu adanya peningkatan keterlibatan, kontribusi dan kapasitas klinik dan tempat praktik mandiri dokter (TPMD) yang belum terlihat atau engaged dalam jejaring layanan TBC.

“Dari kegiatan yang telah dilaksanakan ini dapat memberikan dampak bagi terlaksananya proses avokasi kepada menajemen klinik (TPMD) yang belum terlibat, sehingga proses tata laksanakan TBC dapat lebih menjangkau lebih luas, sesuai standard dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” harapnya.

Penulis: Aji

Pos terkait