Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Kecamatan Glagah, itu lokasinya berada di kawasan dataran tinggi dengan udara begitu sejuknya. Di daerah tersebut terdapat destinasi wisata Jopuro dan Agro wisata Tamansuruh.
Wisata Jopuro sendiri terletak di Dusun Rejopuro, Desa Kampunganyar, dan berdekatan dengan agro wisata Tamansuruh. Jika ditempuh dari kota Banyuwangi hanya 15 atau 20 menit.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M Yanuar Bramuda melalui Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Ainur Rofiq menjelaskan, Wisata Jopuro ini salah satu wisata yang dikelola oleh masyarakat, destinasi di jopuro untuk pemandian alam yang natural, sumber mata air kajarpuro yang begitu segar.

“Selain sumber air yang ditawarkan, wisatawan bisa menikmati kuliner tradisional yang ada disekitar pemandian tersebut,” ujar Kabid Pemasaran Rofiq.
“Wisatawan ataupun pengunjung hanya perlu membayar Rp7500 untuk dapat menikmati kesegaran aliran sumber mata air alami. Disamping itu juga Wisata Jopuro menyediakan penyewaan ban renang, bagi anak-anak yang ingin berenang agar menjamin keselamatan,” ucap Rofiq.
Wisata Jopuro sendiri berdekatan dengan Wisata Agro Tamansuruh, jadi saling support. “Kalau Jopuro sendiri dikelolah oleh masyarakat, sedangkan Agro wisata Tamansuruh milik pemerintah Kabupaten Banyuwangi,” katanya.
Lanjut Rofiq, Wisata Tamansuruh masih belum dipublikasikan, sekarang masih dalam proses persiapan akhir untuk dibuka. Dan saat ini masih dalam proses pembenahan untuk wahana yang ada didalam, termasuk penanaman beberapa bunga.
Agro wisata Tamansuruh salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Banyuwangi, yang tidak lama lagi akan di launching. Kemungkinan pas Lebaran kita buka,” pungkasnya.





