Azam Khan Laporkan A.A Dengan Dugaan Tuduhan Pelanggaran UU ITE ke Unit Reskrim Polresta Malang Secara Resmi Terkait Tragedi Kanjuruhan

Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Buntut dari pernyataan Ade Armando terkait suporter Arema sok jagoan pententeng-pententeng masuk lapangan hingga menjadi penyebab peristiwa Kanjuruhan dalam unggahan video di medsos menuai kecaman keras dari warga Malang terutama Aremania karena dianggap tuduhan ini tidak berdasar bukti dan fakta yang jelas
Salah koordinator Aremania kota Malang,Danny Agung Prasetyo bersama tim kuasa hukumnya Azam Khan And Partner dari Jakarta secara resmi melaporkan Ade Armando dengan tuduhan pelanggaran UU ITE ke Unit Reskrim Polresta Malang kota.

Azam Khan selaku kuasa hukum kepada media usai pelaporan (11/10/22) mengatakan ” Persoalan ini adalah masalah keadilan dimana salah satu orang yang berinisial AA (Ade Armando/red) dia menyinggung perasaan dan membuat kegaduhan serta keonaran dimana dalam unggahan videonya di medsos dia menyebut suppoter Arema sebagai pemicu terjadinya tragedi Kanjuruhan tuduhan tersebut tentu tidak diterima oleh Aremania karena tidak berdasarkan bukti,fakta dan data yang faktual saat peristiwa terjadi.
Maka dari itu Aremania setelah komunikasi dengan salah satu koordinatornya yaitu saudara Danny Agung Prasetyo melaporkan secara resmi AA dengan tuduhan pelanggaran UU ITE kepada Unit Reskrim Polresta Malang kota hari ini.

Kenapa di laporkan ke Polresta Malang kota karena sasaran AA memang Aremania yang notabene adalah warga Malang. Pada dasarnya kita melaporkan bahwa yang disampaikan AA tersebut tidak benar juga tidak diterima oleh Aremania karena ratusan jiwa supoter Arema yang menjadi korban secara resmi hari ini tercatat 132 orang bahkan bisa jadi lebih

Kapolri sendiri kemarin sudah membuat pernyataan resmi bahwa peristiwa tragedi Kanjuruhan tersebut akibat adanya tembakan gas air mata yang memicu terjadinya kepanikan hal tersebut terbukti dengan di mutasinya Kapolda Jatim,Kapolres Malang,penetapan 6 orang tersangka dan 21 orang dalam jajaran Brimob juga di proses terkait masalah tersebut jadi pernyataan saudara AA tersebut jelas memicu kegaduhan di Malang Raya apalagi dia dalam unggahannya langsung menuduh tanpa menunjukkan rasa empati sama sekali,sampai hari warga Malang Raya masih dalam suasana berkabung bahkan presiden Jokowi sampai turun langsung ke Malang untuk mengetahui kronologis peristiwa yang sebenarnya artinya ini adalah peristiwa tragedi besar yang harus diusut tuntas

Kami berharap melalui laporan ini pihak kepolisian terutama Polresta Malang dapat melakukan penyidikan serta memproses saudara AA untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya karena telah membuat unggahan video yang dinalai provokatif serta mendeskriditkan Aremania proses hukum ini sangat penting untuk menjaga suasana di Malang Raya menjadi lebih kondusif dan tidak ada lagi tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar dari pihak manapun yang nantinya justru bisa memicu adanya kegaduhan.

Kemungkinan laporan kasus ini juga akan terus berkembang jika nanti ada temuan video lain yang dibuat konten kreator selain AA jika itu berkaitan dengan tuduhan pada Aremania tetapi sementara kita memang fokus dulu pada AA karena kami menilai dia ini adalah orang yang cukup berpendidikan bahkan dinilai lebih dibanding pembuat video lainnya tapi kenapa justru tanpa ada klarifikasi langsung pada korban untuk mengungkap fakta peristiwa dan mengumpulkan data sebenarnya tiba-tiba langsung membuat tuduhan secara sepihak” pungkasnya.

Pos terkait