INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id
Anggota DPR RI, Komisi 9 Partai Gerindra, H. Kardaya Warnika Bersama Kementrian Kesehatan menggelar Advokasi dan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Primer di Desa Panguragan wetan, Kecamatan Panguragan-Cirebon, Jumat (22/07/2022).
Sosialisasi pelayanan kesehatan primer diikuti oleh ratusan warga setempat, Kuwu (Kepala Desa) Panguragan Wetan, Ali Zainal Abidin beserta perangkat desa, forkompimcam dan menghadirkan narasumber Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Kemementrian Kesehatan RI, Dr. Gita Swisari, Anggota DPR RI Komisi 9 Partai Gerindra, H. Kardaya Warnika, Dinkes Provinsi Jawa Barat, M. Yudi Koharudun, dan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Cirebon, Diding Sarifudin.
Anggota DPR RI Komisi 9 Partai Gerindra, H. Kardaya Warnika menyampaikan, bahwa advokasi dan sosialisasi pelayanan kesehatan primer sangat penting dilakukan terhadap masyarakat pedesaan, hal itu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan baik kesehatan pribadi, keluarga, maupun lingkungan.
“Semoga acara ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, karena kesehatan adalah nikmat yang paling besar, maka dari itu kita harus menjaganya, nah upaya menjaga kesehatan inilah yang harus terus disosialisasikan, karena masih banyak warga yang belum faham,” tegas H. Kardaya Warnika.
Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Kemementrian Kesehatan RI, Dr. Gita Swisari dalam pemaparannya menekankan tentang pentingnya sehat supaya hebat. “Pelayanan kesehatan primer penting sebagai landasan awal dalam sistem pelayanan kesehatan, ujung tombak pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat dari segi efektifitas, efisiensi, dan biaya pelayanan kesehatan,” ungkap Gita Swisari.
“Masyarakat bisa memanfaatkan layanan puskesmas sebagai tempat layanan kesehatan primer untuk mengurangi biaya sakit,” lanjutnya.

Dikatakan Gita, mengenai covid-19 saat ini sebagai endemi yaitu fase kontrol, dimana penyakit hanya di daerah tertentu saja, tidak menyebar luas seperti pada saat pandemi. “Dikatakan endemi karen saat ini juga masy indonesia sdh banyak yg vaksin 1, 2, 3 (booster). Sehingga apabila masyarakat yang telah vaksin komplit lalu terkena virus covid-19 maka sakit yang diderita lebih ringan,” kata Gita Swisari.
Narasumber juga mengingatkan kepada masyarakata untuk mewaspadai penyakit infeksi baru “HEPATITIS MISTERIUS”. Penyakit ini gejalanya ringan seperti mual, muntah, diare, demam ringan. Untuk gejala berat bisa dilihat dari warna air seni cokelat/kuning pekat (dehidrasi), mata kuning, kejang, bahkan sampai mengigau.
Warga dihimbau untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut dengan cara rajin cuci tangan, makan/minum menu sehat bergizi, pakai peralatan makan minum sendiri (tidak berbagi dengan orang lain), hindari kontak dengan yang sakit, jaga kebersihan rumah dan lingkungan.





