Malang, harianlenteraindonesia.co.id
Untuk memaksimalkan pelayanan dan mencapai target yang ditetapkan Pemerintah, tentang percepatan sertifikasi tanah masyarakat yang harus rampung di tahun 2025 seluruh bidang tanah sudah terdaftar, Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) tetap membuka layanan pendaftaran pengurusan tanah di luar waktu kerja, tepatnya pada hari Sabtu dan Minggu.
Kepala Kantor ATR BPN Kabupaten Malang, Laode Asrafil mengatakan, pelayanan pertanahan di kantor akan tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu, ” Artinya kita akan membuka loket pelayanan mulai jam 9 pagi sampai jam 2 siang pada Sabtu dan Minggu,” kata Asrafil saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (IPPAT) Kabupaten Malang, Selasa (5)7/2022).
Asrafil menambahkan, untuk layanan hari tertentu tersebut, hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak waktu untuk mengurus pendaftaran tanah di waktu dan jam kerja Senin sampai Jumat.
“Pada pelayanan hari Sabtu dan Minggu dikhususkan pemohon yang datang langsung tanpa surat kuasa mohon dikarenakan kesibukan pemohon pada waktu dan jam kerja kantor, untuk itu saya meminta pada teman teman IPPAT bisa menyebar luaskan informasi ini pada masyarakat,” imbuh pria yang tidak pernah lepas dari kacamatanya.

Laode menginformasikan bahwa di Kabupaten Malang pelayanan pengecekan sertifikat dan lain lain sudah mencapai 4 ribu layanan, “4 ribu pelayanan tersebut sudah selesai dan hanya tersisa 131 bidang tanah yang masih nyantol, kenapa bisa nyantol karena teman teman PPAT main data diluar ketentuan, misalkan yang seharusnya diupload itu sertifikat asli namun pada kenyataannya yang diupload sebuah papan nama dan kop surat, itu yang gak bisa jalan,” beber Asrafil.
Kedepannya, agar supaya pelayanan bisa maksimal, Asrafil menghimbau pada anggota IPPAT saat mengakses pelayanan agar supaya melengkapi dan meng-upload berkas berkas sesuai dengan ketentuan agar supaya layanan di Kantor BPN Kabupaten Malang tidak ada yang nyantol lagi.
“Saya mohon pada teman teman IPPAT agar bisa melengkapi berkas dan mengupload data berkas permohonan sesuai data ketentuan agar layanan kami bisa cepat dan maksimal dan tidak ada lagi layanan yang nyantol lagi dikarenakan kesalahan dalam upload data,” pinta Asrafil.
BPN berharap pada anggota IPPAT Kabupaten Malang bisa bersinergi dan bekerjasama dengan baik sehingga tercipta layanan BPN bisa lebih cepat dan tepat waktu.
“Harapan saya untuk teman teman IPPAT bisa bersinergi dan bekerjasama lebih baik lagi sehingga seluruh layanan kami dapat selesai dengan cepat dan tepat waktu,” pungkas Laode Asrafil.






