Suyitno Kepala desa Kuwonharjo Harapkan Mahasiswa STIKES Bhakti Husada Madiun Laksanakan Hal Ini

Magetan, harianlenteraindonesia.co.id

Desa Kuwonharjo kecamatan Takeran kabupaten Magetan,awal tahun 2022 ini menjadi tujuan Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun untuk melaksanakan program Kuliah Bhakti Negeri atau yang lebih dikenal masyarakat KKN. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 minggu.

Dan Hari Senin ( 14/2/2022) kegiatan KKN memasuki minggu ke 2. Kepala desa Kuwonharjo Suyitno kepada mahasiswa berpesan “Kami selaku pemerintahan desa Kuwonharjo mengharapkan kepada mahasiswa Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun yang ikut Kuliah Kerja Nyata ini melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Kerjakan segala sesuatu sesuai dengan jadwal. Jadikan momen KKN ini untuk melatih mental dan jiwa pengabdian kepada masyarakat” jelasnya.

“Petakan semua potensi yang ada dengan menggali data sevalid mungkin. Dengan kearifan lokal desa yang ada gali informasi terkait pencegahan stunting ,baik itu dari gizi anak sendiri maupun faktor lain yang mempengaruhinya misal faktor keluarga,maupun ekonominya. Apalagi Stikes Bhakti Husada Mulia kedepan akan menghasilkan lulusan di bidang kesehatan,maka disiplin adalah hal yang wajib dipunyai oleh seluruh wisudawannya.”jelasnya.

Ahmad Rifki Rivaldi selaku ketua kelompok yang membawahi 36 mahasiswa Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun menjelaskan “Kami selaku mahasiswa yang ikut KKN ini sangat berkesan dengan sambutan ramah baik itu pemerintah desa maupun warga masyarakat desa, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk bebas stunting di desa Kuwonharjo ini,langkah yang kami lakukan adalah penyulihan dan sosialisasi apa itu stunting juga dengan memberikan makanan tambahan gizi bagi balita dan ibu hamil yang ada. Kedepan kami akan membuat jadwal agar masa bhakti kami selama 3 bulan di desa ini akan berdampak nyata bagi masyarakat desa Kuwonharjo”pungkasnya.

Sesuai Visi Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun menjadi lembaga pendidikan kesehatan yang berkualitas dengan menghasilkan lulusan yang berdaya saing international, beriman dan bertaqwa. Para mahasiwa yang melakukan KKN di desa Kuwonharjo diharapkan bisa mengimplementasikan keilmuan dibangku kuliah dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

Pos terkait