Ngawi, harianlenteraindonesia.co.id
Peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan seperti saat ini, kita semua harus meningkatkat kewaspadaan, terutama saat musim hujan. Hindari berteduh di bawah pohon rindang, ditakutkan pohon akan tumbang bila hujan disertai angin.
Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Jatim, sudah memperingatkan untuk wilayah Ngawi, Magetan, Bojonegoro dan sekitarnya, akan berpotensi hujan deras disertai angin kencang pada sore hari. Prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur dan sekitarnya, siang maupun sore hari akan berawan dan hujan. Ramalan BMKG sangat tepat, sore hari 25 oktober 2021. Kabupaten Ngawi sebagian besar hujan deras disertai angin kencang serta petir, sehingga listri juga padam, dikarenakan banyak pohon tumbang mengenai tiangnya.

Kejadian pohon tumbang ( roboh) saat hujan tiba, menjadi pelajaran bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan, dan hati – hati dalam berkendara saat musim hujan. karena cuaca tidak bersahabat. Kesiap siagaan Dinas Lingkungan Hidup Ngawi, yang dibantu warga sekitar dalam mengevakuasi pohon tumbang merespon dengan cepat, sehingga jalan- jalan cepat bisa dipergunakan lagi untuk lalu lalang.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian hujan angin tadi, namun patahan pohon tumbang menutup badan jalan, berpotensi membahayakan dan mengganggu jalan. Maka demi kenyamanan dan keamanan Masyarakat, DLH Ngawi dibantu warga sekitar mengevakuasi pohon yang tumbang serta membersihkan sampah daun pohon yang berserakan, terutama di sepanjang jalan Trunojoyo Ngawi yang parah. Berkat kerjasama yang baik maka proses evakuasi berjalan lancar dan cepat,” Ujar Joko Sutrisno Kabid Pertamanan DLH Ngawi saat ditemui awak media di lokasi evakuasi.





