harianlenteraindonesia.co.id – Melihat tanaman hias tumbuh subur memang indah dan memikat. Namun di balik kesuburan dan keindahannya ada usaha ekstra keras dalam merawatnya. Terlebih, pada sejumlah tanaman hias yang perawatannya sulit.
Sulitnya perawatan suatu tanaman disebabkan oleh banyak faktor seperti lingkungan tempat tanaman hias tumbuh, kebutuhan pencahayaan yang kurang atau terlalu memadai, dan tingkat kelembapan area tanaman hias diletakkan.
Berikut 8 jenis tanaman hias yang perawatannya sulit.
1. Fiddle Leaf (Ketapang Biola)
Ketapang biola atau yang dikenal dengan nama ilmiah Ficus Lyrata merupakan salah satu tanaman hias yang populer dipelihara lantaran bentuknya yang khas.
Ketapang biola berbatang keras dengan yang tumbuh tegak lurus dengan bentuk daun seperti badan biola yang kaku dan tebal.
Merujuk The Spruce, pada habitatnya di Afrika, tanaman ini menyukai kondisi hangat dan basah untuk tumbuh. Tantangan merawat tanaman ada saat musim kemarau maupun penghujan.
Pada musim kemarau, semua sisi tanaman harus terkena sinar matahari agar dapat tumbuh secara merata dan tidak tumbuh condong ke arah tertentu.
Selain itu, daun-daun ketapang juga harus dibersihkan dengan lap basah agar lebih banyak terkena matahari. Sementara pada musim hujan, Anda harus menjaga kelembapan tanah tapi tidak boleh menyiramnya terlalu banyak atau basah.
2. Anggrek
Anggrek atau yang dikenal dengan nama ilmiah Orchidaceae merupakan tanaman hias paling umum ditanam.
Anggrek mempunyai bentuk dan warna yang berbeda-beda tapi secara umum batang anggrek tumbuh menjuntai atau tegak lurus, dengan daun lebar kaku, dan memiliki 3-4 helai bunga.
Tantangan merawat anggrek adalah memberikan perhatian lebih untuk perawatan. Secara umum anggrek menyukai kondisi lembap, tapi Anda harus jeli memilih media tanamnya. Media tanam berpengaruh pada mutu pertumbuhan.
Anggrek menyukai cahaya terang namun tidak langsung. Kurang cahaya bisa menyebabkan bunga sulit tumbuh sementara terlalu banyak cahaya akan menyebabkan daun menguning dan mati.
3. Tanaman Puring (Croton)

Tanaman puring atau yang dikenal dengan nama ilmiah Codiaeum variegatum memiliki ciri batang keras dengan daun lebar berwarna dasar hijau dengan guratan kuning pada tulang daun dan garis lurus kuning yang pada bagian tengah.
Tantangan memelihara puring bergantung pada jenis yang dipelihara. Ada jenis yang menyukai cahaya matahari langsung, sementara jenis lainnya menyukai sedikit cahaya ataupun sedang.
Umumnya, semakin beragam warna daunnya, maka semakin banyak cahaya yang dibutuhkan.
Puring rentan terkena hama laba-laba jika berada dalam kondisi terlalu lembap. Daun puring juga mudah rontok karena syok saat dipindahkan dari tempatnya yang biasa.
4. Peace Lily

Peace lily atau yang dikenal dengan nama ilmiah Spathiphyllum merupakan tanaman yang juga banyak dipelihara orang setelah anggrek baik di kantor maupun di rumah.
Peace lily memiliki bentuk tangkai batang tegak lurus dengan bunga lebar berwarna putih dan bonggol pada ujung batang.
Sementara daunnya berwarna hijau panjang yang memiliki guratan tegas pada dasar daun. Peace lily dikenal andal dalam membersihkan udara. Akan tetapi bunga lily memiliki kebutuhan cahaya beragam. Kebutuhan cahaya ini berpengaruh pada warna putih daun.
Kebutuhan air bunga peace lily adalah menengah, terlalu banyak air bisa menyebabkan peace lily mati. Anda harus memastikan bahwa tanah peace lily dalam keadaan lembap sekalipun terlihat bunga dalam keadaan layu.
5. Madagascar Dragon Tree

Madagascar dragon tree atau yang dikenal dengan nama ilmiah Dracaena marginata memiliki ciri berbatang keras dengan bentuk daun tipis dan runcing seperti pedang berwarna kemerahan.
Madagascar dragon tree termasuk tanaman hias yang perawatannya sulit karena harus selalu disiram secara teratur dan terkena matahari cukup.
Matahari sedang akan membuat dracaena terhambat pertumbuhannya juga menghasilkan warna yang kurang cerah. Sementara terkena matahari langsung dapat membuat daun mudah terbakar.
6. Boston Fern (Paku Gunung)

Paku gunung atau yang dikenal dengan nama ilmiah Nephrolepis exaltata merupakan salah satu tumbuhan yang banyak dijumpai di daerah tropis. Paku gunung berciri batang menjuntai dengan banyak selebaran daun kecil yang runcing sepanjang batang.
Meski banyak ditemui pada daerah tropis namun paku gunung menyukai kondisi lingkungan lembap, melansir Gardening Know How. Anda harus menjaga kondisi udara dan tanah tetap lembap dan tanaman mendapat sinar matahari tidak langsung setiap hari.
Ciri dari kelembaban berkurang dari tanaman paku gunung adalah tanah kering dan daun menguning. Anda harus menjaga kelembaban tanah dan udara setiap harinya terlebih saat musim panas tiba.
Tanpa syarat tersebut paku gunung akan lambat tumbuh, layu, bahkan mati.
7. Gardenia

Gardenia atau yang dikenal dengan nama ilmiah Gardenia jasminoides merupakan tanaman berbunga yang tumbuh di daerah tropis. Gardenia berciri berdaun hijau cerah dengan bunga putih sebanyak 5 lembar dengan putih kuning pada bagian tengah. Bunga gardenia juga memiliki aroma khas.
Tantangan merawat gardenia adalah rentan terserang hama dan kutu juga menjaga kelembapannya saat musim hujan tiba. Gardenia tumbuh subur saat musim panas, namun tidak dapat terkena sinar matahari secara langsung.
Sementara saat musim hujan, Anda harus memastikan tanaman ini tetap mendapat sinar matahari yang cukup juga memastikan tanah juga dalam kondisi lembap. Kurang cahaya dan tanah kering menyebabkan gardenia gagal berkembang.
8. Azalea

Azalea merupakan tanaman berbunga dari genus Rhododendron dan family Ericaceae. Bunga ini mekar dalam jumlah banyak saat musim panas. Azalea paling baik ditanam pada pekarangan yang mendapat sinar matahari banyak dan kelembapan tanah yang cukup.
Menanam azalea di tempat teduh bisa menghilangkan oksigen yang tanaman butuhkan, sehingga mengakibatkan bunga tidak dapat mekar dengan baik dan terhambat pertumbuhannya. Gejala ini terlihat pada daun yang rontok dan berwarna kuning kehijauan.
Azalea menyukai kondisi tanah yang sedikit asam dan tidak terlalu basah ataupun kering. Dalam beberapa ulasan tanamah hias, disebutkan penyiraman dilakukan dengan menambahkan sedikit cuka untuk meningkatkan keasaman yang dibutuhkan azalea. (Red)






