harianlenteraindonesia.co.id – Tidak perlu mengeluarkan budget puluhan juta Rupiah untuk menikmati keindahan bahari di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Cukup dengan budget Rp3 jutaan, kamu sudah bisa menjajal sensasi hoping island, melihat komodo secara langsung, serta menikmati momen senja yang syahdu.
Namun ada beberapa penting hal yang harus kamu perhatikan. Pertama, biaya pengeluaran akan semakin murah bila kamu traveling bersama teman dan rajin berburu promo tiket pesawat.
Kedua, jangan mudah tergiur melakukan reservasi hotel di situs-situs penyedia akomodasi online. Terkadang, datang langsung ke hotelnya jauh lebih murah.
Untuk lebih lengkapnya, berikut rangkumkan 5 tips traveling atau liburan hemat ke Labuan Bajo semi backpacker.
Pilih maskapai yang tepat
Di masa transisi new normal, banyak maskapai penerbangan yang menawarkan beragam promo menarik dengan rute tertentu, termasuk Labuan Bajo. Namun, kamu harus benar-benar teliti sebelum menjatuhkan pilihan.
Pasalnya, banyak maskapai yang menawarkan harga tiket murah, tetapi tidak termasuk biaya rapid test dan pesawat akan transit selama kurang lebih 4 jam. Ingat, jangan mudah tergiur!
Bila beruntung, kamu bisa mendapatkan tiket penerbangan langsung (direct flight) Jakarta-Labuan Bajo senilai Rp1 juta plus rapid test gratis. Dengan demikian, kamu memiliki lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi spot-spot wisata di Labuan Bajo.
Hotel atau hostel?
Untuk akomodasi seperti penginapan, sebetulnya kembali lagi kepada preferensi masing-masing. Bila kamu ingin beristirahat dengan aman dan nyaman, lebih baik keluarkan budget berlebih untuk menginap di hotel.
Tak perlu khawatir, di Labuan Bajo kini sudah banyak rekomendasi hotel yang menawarkan beragam fasilitas menarik. Beberapa bahkan memiliki desain interior yang instagramable.
Sebut saja Seaesta Komodo Hotel & Hostel. Di tempat ini biaya per malamnya mulai dari Rp120 ribu untuk dormitory, dan Rp450 ribuan untuk private room (untuk 2 orang). Tinggal sesuaikan saja dengan budget kamu. Harga tersebut bisa jauh lebih murah, kalau kamu sharing cost dengan teman seperjalanan.
Rekomendasi selanjutnya ada One Tree Hill Hostel. Tempat ini sangat cocok kalau kamu suka suasana yang tenang dengan view hamparan laut biru dan bukit-bukit yang indah. Biayanya Rp150 ribu per malam untuk tipe dormitory. Jangan lupa selalu terapkan protokol kesehatan ya, karena kamu bakal berbaur dengan wisatawan lain!
Makan dan minum
Percaya atau tidak, sebagian besar pengeluaran saat traveling sebetulnya untuk biaya makan dan minum. Maka dari itu, kamu harus pintar-pintar menyiasatinya. Kalau perlu bawalah bekal lauk dari rumah untuk berhemat. Kamu bisa bawa rendang atau abon yang awet dan memiliki masa kadaluarsa lama.
Kalau tidak mau repot, tips menyiasatinya adalah memilih rumah makan yang murah meriah tapi mengenyangkan. Jawabannya apalagi kalau bukan rumah makan padang. Percaya atau tidak, di Labuan Bajo kamu akan menemui banyak rumah makan padang, karena sebagian besar pendatang di tempat ini berasal dari Tanah Minang.
Jangan lupa selalu perhitungkan pengeluaran makan kamu per hari, agar tidak kebablasan dan boros. Misalkan untuk sarapan kamu hanya boleh membeli makanan seharga Rp20 ribuan. Lalu makan siang Rp30 ribuan, dan untuk makan malam kamu bisa masak mi instan di hotel atau penginapan.
Main ke pelabuhan H-1 sebelum hoping island
Ini adalah tips terpenting yang tidak boleh kamu lewatkan. Sambil menunggu senja, berbincanglah dengan para pemilik kapal di pelabuhan. Kamu bisa mulai dengan obrolan ringan, setelah itu tembak mereka dengan topik sesungguhnya yakni, menawar biaya kapal untuk hoping Island.
Biasanya para pemilik kapal akan mematok harga Rp2.5 juta – Rp3 juta untuk one day trip ke empat pulau cantik di Labuan Bajo. Mulai dari Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Rinca, dan Pulau Kelor. Ini adalah itinerary paling basic, tetapi sangat memuaskan bagi first timer.
Tipsnya, kamu bisa menawar setengah dari budget yang mereka tawarkan. Apalagi kalau kamu sudah akrab dengan sang pemilik kapal, bisa lebih murah lagi!
Selain itu, kamu juga bisa bergabung dengan kelompok wisatawan lain yang sudah mem-booking kapal. Tinggal patungan saja!
Sewa motor
Kalau mau hemat, kamu juga harus menyiapkan mental untuk panas-panasan di atas motor. Tapi percayalah, mengelilingi Labuan Bajo dengan sepeda motor, justru akan menjadi salah satu pengalaman yang tidak akan kamu lupakan.
Jalanan di Labuan Bajo terbilang bagus dan mulus, meski saat ini tengah dilakukan pembangunan trotoar. Selain itu, kamu juga lebih fleksibel bila sewaktu-waktu ingin mengabadikan foto di pinggir jalan. Pasalnya, pemandangan di sepanjang perjalanan begitu memikat.
Kamu bisa menikmati gugusan bukit-bukit yang sudah menguning dengan hamparan langit biru yang cerah, serta suara deburan ombak yang terdengar merdu. Pokoknya, dijamin ketagihan deh naik motor di Labuan Bajo.
Oh ya, biaya sewa motornya juga relatif terjangkau, hanya Rp75 ribu per hari. Kalau sharing cost dengan teman cuman Rp30 ribuan saja, murah kan?
Jadi, bila ditotalkan, biaya yang kamu butuhkan untuk liburan ke Labuan Bajo selama 3 hari 2 malam berkisar Rp3 jutaan dengan pembagian sebagai berikut:
Tiket pesawat : Rp2 juta (pulang pergi)
Penginapan : Rp150 ribu x 2 hari = Rp300 ribu
Makan dan minum per hari : Rp60 ribu x 3 hari = Rp180 ribu
Sewa kapal : Rp350-500 ribu dengan catatan dibagi 3-4 orang
Sewa motor : Rp100 ribuan untuk tiga hari dengan catatan dibagi 2 orang.
(red)






