MALANG, harianlenteraindonesia.co.id
Bupati Malang, Drs. HM Sanusi, MM menyerahkan Program Indonesia Pintar (PIP) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (28/8) siang. Penyerahan tersebut ditampilkan secara virtual oleh Anggota DPR RI, Dr. Ahmad Basarah dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, Kepala OPD yang terkait antara lain Kepala BKPSDM, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, dan Dinas Kesehatan, Para Camat, sedangkan para peserta PIP yang berasal dari Korwil Dinas Pendidikan se-Kabupaten Malang diduga 10.400 kepala sekolah telah menerima SK PIP.
Perlu diketahui bahwa Program Indonesia Pintar ini diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Februari 2020 lalu, PIP merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau miskin untuk membiayai pendidikan. PIP yang diterbitkan melalui Permendikbud 10 tahun 2020 diharapkan mampu menjangkau peserta Didik dari tingkat dasar hingga tingkat Perguruan Tinggi. Peserta Didik merupakan anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, sedangkan mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang pendidikan tinggi.
Kenyataan Ahmad Basarah dalam virtualnya bahwa dalam kondisi pandemi ini program PIP harus tetap dijalankan dengan menerapkan protokol kesehatan. “Mudah-mudahan kehadiran saya secara virtual tidak mengurangi rasa persaudaraan diantara kita semua termasuk yang hadir di pendopo. PIP ini merupakan program yang dijalankan di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan harapan agar siswa / generasi penerus bangsa tidak ada lagi yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena bandel biaya. PIP ini dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, meningkatkan sumber daya manusia yang pintar agar generasi penerus dapat memimpin, memerintah negara Republik Indonesia dengan sebaik-baik menjaga amanat bangsa, ”terangnya.
Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa program PIP membuktikan bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat terutama dalam menghadapi kesulitan pandemi covid-19. “Dari 24.227 lainnya untuk mendapatkan PIP, Alhamdulillah hari ini sudah keluar Surat Keputusan Persetujuan beasiswa indonesia pintar untuk 18.121 siswa siswi dengan rincian: tingkat SD penerima manfaat PIP sebanyak 10.942 siswa, SMP 4.225 siswa, SMA / K 2.954 siswa, sedangkan 2.194 siswa saya akan menyatakan pada rapat kerja komisi X dengan Kemendikbud pada tanggal 30 Agustus besok. Jadi kalau ada siswa di lingkungan dan sekalian yang belum mendapatkan PIP langsung menghubungi tenaga ahli saya di Malang, H. Syaifudin Zuhri agar nanti dikoordinasikan dengan saya. Mudah-mudahan ini merupakan awal yang baik dan menjadi pahala sosial yang diberikan masyarakat,
Bupati menyambut baik dan menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Penyerahan Program Indonesia Pintar atau PIP. Harapan Program Indonesia Pintar ini nantinya akan meningkatkan pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Malang, dan benar-benar mampu memberikan manfaat nyata, yang juga akan berdampak positif bagi jalannya pembangunan.
“Jadi saya berharap dengan diterimanya bantuan tersebut, nantinya dapat meningkat dengan peningkatan motivasi belajar para peserta didik maupun mahasiswa, yang juga akan berpengaruh positif pada prestasi pendidikan secara lebih luas. Saya juga mengharapkan agar para penerima bantuan memanfaatkan PIP ini se-efektif mungkin, dan mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi penambah semangat bagi siswa-siswi untuk tetap semangat dalam menuntaskan program pendidikan, demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Malang yang cerdas dan berdaya saing, ”harap. (M.yus)






