Ngawi.harianlenteraindonesia.co.id Pemerintah Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, melaksanakan kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa yang bertempat di Aula Desa Tambakromo. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan jiwa.
Sosialisasi diikuti oleh berbagai unsur yang memiliki peran dalam lingkungan masyarakat dan pelayanan desa. Peserta yang hadir antara lain Kader Posyandu, Kader PKK, Bidan Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Guru PAUD serta staf Desa Tambakromo.
Sebanyak 30 orang undangan hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para peserta diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai kesehatan jiwa, sehingga informasi yang diperoleh dapat diterapkan maupun disampaikan kembali kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Tambakromo menghadirkan narasumber Ikhsan Dito Adiyoga. Materi sosialisasi diarahkan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait pentingnya menjaga kesehatan jiwa di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kesehatan jiwa menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Melalui kegiatan sosialisasi, para kader dan unsur desa diharapkan mampu mengenali pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan jiwa serta turut memberikan dukungan kepada masyarakat.
Kepala Desa Tambakromo Tutik Purwati, Kecamatan Padas, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dan mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.
“Terima kasih kepada semua undangan yang hadir. Semoga kegiatan sosialisasi hari ini bisa bermanfaat untuk kita semua,” ujar Tutik Purwati Kepala Desa Tambakromo .
Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Tambakromo mengalokasikan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp1.800.000. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung terlaksananya kegiatan sosialisasi kesehatan jiwa di tingkat desa.
Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Desa Tambakromo berharap pengetahuan dan kepedulian terhadap kesehatan jiwa dapat semakin meningkat. Sinergi antara pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, pendidik dan masyarakat diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan jiwa. Jatmiko






