Strategi Jalur rempah jadi tema HUT ke-47 dan Ra kernas PDI Perjuangan

Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tepat hari ini(10/01/2020) memperingati HUT nya yang ke 47,partai bergambar banteng moncong putih ini merupakan partai terbesar dan telah banyak melahirkan para pemimpin dipusat dan daerah-daerah ini bisa di lihat dari kemengangsn Jokowi sampai 2 periode yang sejak awal berangkat sebagai kader PDIP.

Terkait peringatan HUT ke 47 PDIP ini kami mencoba meminta komentar sekretaris DPD PDIP Jawa Timur,Dra.Sri untari dalam wawancaranya dia mengatakan ” tema besar Rakernas I yang bertepatan dengan HUT PDI Perjuangan ke 47 sangat tepat untuk Indonesia saat ini.
“Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Jalur Strategi Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari,” merupakan penegasan kembali partai dalam mendongkrak komiditi rempah yang selama ini menjadi primadona dalam Indonesia.

Kalau kita kembali kepada sejarah penjajah masuk ke Indonesia karena ingin menguasai rempah kita Artinya Indonesia memiliki potensi dalam bidang rempah yang harusnya bisa menopang berbagai sektor tren perdagangan rempah di Indonesia akhir-akhir ini mengalami penurunan yang cukup signifikan,Salah satu penyebabnya adalah faktor cuaca yang mengakibatkan adanya penurunan hasil selama ini.

Penegasan kembali partai dalam meningkatkan sektor perdagangan rempah merupakan keputusan yang tepat dan akan mengembalikan kejayaan Indonesia.
Dari sejarah jalur perdagangan rempah di Indonesia dahulu berhasil menguasai jalur perdagangan dunia Jalur Sutera hingga jalur Laut Merah dalam soal perdagangan rempah sempat dikuasi oleh Nusantara,bahkan dalam bidang energi, BBM kita lambat laun sudah beralih menuju B30, dimana sebesar 30 persen campuran sudah menggunakan biodesel yang berasal dari tanaman.

Karena itu perdagangan rempah di Indonesia merupakan salah satu faktor penting yang dibutuhkan saat ini,kata kuncinya adalah berdikari (Berdiri di kaki sendiri) dalam bidang ekonomi salah satunya adalah melalui jalur rempah dengan harapan bisa menjadi penopang sektor lain di Indonesia”terangnya
(M.yus)

Pos terkait