Cimahi, harianlenteraindonesia.co.id
Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko mengingatkan masyarakat agar tidak tinggal diam apabila menemukan data bantuan sosial yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi nyata. Namun ia juga meminta warga tetap menempuh jalur resmi dan tidak tergiur tawaran oknum yang menjanjikan kemudahan dengan imbalan tertentu.
“Kalau data bantuan sosial belum sesuai, jangan diam. Tetapi juga jangan menempuh jalur yang tidak jelas. Gunakan kanal resmi yang telah disediakan pemerintah,” tegas Wahyu, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh pihak yang berhak. Masyarakat memiliki hak untuk mengecek sekaligus mengajukan pembaruan data apabila terjadi perubahan kondisi sosial maupun ekonomi. Wahyu menjelaskan ada tiga kanal resmi yang dapat dimanfaatkan warga:
1. Cek Bansos Kemensos — melalui situs cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi resmi;
2. SIKS-NG — dengan mendatangi operator di tingkat kelurahan;
3. DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) — melalui laman dtsen-form.bps.go.id.
Meski begitu, Ketua DPRD menegaskan bahwa pembaruan data tidak serta-merta menjamin seseorang langsung menerima bantuan. Data yang diajukan akan melalui tahapan pemutakhiran, verifikasi, dan penghitungan ulang sesuai ketentuan yang berlaku. “Pembaruan data bukan berarti otomatis mendapatkan bantuan. Semua tetap melalui proses dan hasil akhirnya ditentukan berdasarkan data serta ketentuan yang berlaku. Yang terpenting adalah memastikan informasi yang kita sampaikan benar dan sesuai kondisi sebenarnya,” jelasnya.
Wahyu juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap oknum yang menawarkan jasa memasukkan nama penerima bantuan dengan meminta biaya atau imbalan. Seluruh proses harus melalui mekanisme resmi dan tidak boleh dipungut biaya. Dengan masyarakat yang aktif mengecek dan memperbarui data melalui jalur yang benar, diharapkan data sosial Kota Cimahi semakin akurat, transparan, dan bantuan tepat sasaran. “Mari bersama-sama memastikan data masyarakat benar, agar program pemerintah benar-benar bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (Ramly.S)






