JEPARA, harianlenteraindonesia.co.id
Kamis 5 Desember 2019 PLT Bupati Kabupaten Jepara melaksanakan pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan 136 petinggi terpilih, 78 personil adalah petinggi baru dan sisanya adalah petinggi lama.
Kali ini pelaksanaan pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan petinggi dilaksanakan di area monumen Benten Portugis.

Dalam pidato PLT bupati menyampaikan PLT Bupati Dian Kristiandi mengapa tidak dilaksanakan di pendopo kabupaten Jepara dikarenakan beliau mengajak para petinggi untung mengenang, mengenal dan juga melanjutkan perjuangan para leluhur kita, jika di pendopo kabupaten Jepara kenangan kita, hormat kita, teladan kita adala ibu kita Kartini, karena masih ada pejuang pejuang wanita yang pernah berjaya memimpin Jepara yaitu Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat.
Lalu mengapa dilaksanakan di pinggir pantai dan pinggir pegunungan karena Jepara memiliki sumber daya alam yang sangat besar yaitu pantai dan pegunungan, selain itu PLT Bupati mengajak para petinggi terpilih untuk memulai membangun segi fisik dan non fisik, juga mengembalikan budaya gotong royong dan semangat memiliki yang sudah mulai berkurang.
Disamping itun PLT Bupati juga mengajak para petinggi untuk merangkul semua jajaran baik tokoh tokoh masyarakat, tokoh agama dan semuanya yang ada di wilayah masing-masing untuk membangun desa kita. Karena sejatinya berangkatnya negara ini dimulai yang terkecil dari struktur pemerintahan yaitu adalah di pedesaan.

PLT Bupati juga mengajak petinggi untuk bersama pemerintah membangun desa khususnya dan negara pada umumnya.
Kembali PLT Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan pelantikan memang sengaja dilaksanakan di wilayah lingkup desa, lingkup alam yang butuh campur tangan kita yang sebenarnya dipercayakan kepada kita adalah sebagai pemimpin pemimpin wilayah, pemimpin pemimpin daerah, pemimpin pemimpin desa dan pemimpin pemimpin masyarakat.
Beliau juga berpesan kepada petinggi-petinggi baru untuk bisa bersinergitas antar lembaga lembaga, antar warga masyarakat dan antar pribadi didalam rangka kita melakukan konsulidasi didalamnya. Lebih lebih tahun 2020 akan diadakan lomba desa dengan maksud agar sektor perokonomian dapat kembangkan dan menumbuhkan semangat ke gotong royongan yang sudah mulai berkurang.

Pesan penutup bahwa mengingat dana bantuan sangat besar maka petinggi harus segera mempersiapkan RABdes Desember ini karena tahun depan mulai dilaksanakan dan berpesan agar hati-hati dalam melaksanakan pembangunan agar tidak menjadi masalah yang tentunya akan berimbas kepada kita semua. (JOHN)





