Pendidikan Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/category/pendidikan/ Objectif & Akurat Thu, 07 Mar 2024 05:41:02 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.4 https://harianlenteraindonesia.co.id/wp-content/uploads/2020/10/vavicon-Li-60x60.png Pendidikan Archives - Harian Lentera Indonesia https://harianlenteraindonesia.co.id/category/pendidikan/ 32 32 Raih Prestasi SMP Negeri 29 Depok Beri Bimbingan Dan Atensi Ke Siswa https://harianlenteraindonesia.co.id/2024/03/07/raih-prestasi-smp-negeri-29-depok-beri-bimbingan-dan-atensi-ke-siswa/ Wed, 06 Mar 2024 23:01:51 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=39073 Depok, harianlenteraindonesia.co.id Kepala sekolah SMP Negeri 29,Titik Sunarsih, S.Pd, MM, bersyukur civitas sekolah memulai tahun […]

The post Raih Prestasi SMP Negeri 29 Depok Beri Bimbingan Dan Atensi Ke Siswa appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Kepala sekolah SMP Negeri 29,Titik Sunarsih, S.Pd, MM, bersyukur civitas sekolah memulai tahun ajaran semester genap 2023/2024 bisa menempati gedung baru sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi lebih efektif dan efisien.

SMP Negeri 29 Kota Depok memiliki gedung sendiri yang berlokasi di Jalan Raya Cipayung, kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung. Keberadaannya dimulai pada tanggal 08 Juli 2021,kini status Negeri dengan Akreditasi B.

Kepala sekolah SMP Negeri 29,Titik Sunarsih mengatakan, terkait prestasi siswa khususnya olahraga, pihaknya sangat mendukung dengan memberikan atensi agar mereka bisa mengikuti kompetisi sebab ada siswa, ikut gabung di sasana atau klub luar sekolah dan untuk kegiatan di sekolah seperti OSN, Seni dan FeLSI, siswa dibimbing oleh guru pembimbing,
Rabu (6/3/24).

Dalam perkembangan SMP Negeri 29, disampaikannya beberapa raihan
prestasi siswa/i SMP Negeri 29 Depok yang menjuarai lomba selama tahun ajaran 2023-2024.

Adapun raihan prestasi yang didapat diantaranya, siswa Braga Annaya Karnadisastra, juara 1 dan 2 Kejuaraan Renang PGA Arena Swimming Festival 2023.

Syara marani yatna,juara 1 kejuaraan senkaido pencak silat champhionsip “Piala Menpora RI” tingkat nasional 2023.Kategori pra remaja kelas e dan juara 2 kejuaraan pencak silat antar pelajar dan dewasa wasit juri champhionsip 3 tingkat nasional 2024 kategori pra remaja kelas e.

Loly Indria Putri,juara 3 kejuaraan piala
Kemenpora RI,” Yaspi Open Karate Championship series I2023.”Kategori Pra Pemula Kumite Putri dan juara 3 karate INKAI Cabang Kota Depok di Kejurcab 2024,kategori Kadet Kumite Putri.Loly Indria Putri siswi kelas VII.2.

Kemudian, Rahmat Awali Farhan siswa Kelas VIII.3, juara I Bandung open (Di Bulan September 2023) dan juara II Spartan (Di bulan Juni 2023) serta juara II Kajari cup pada Juli 2023, di turnamen Taekwondo bersama Alma Nadira santiaji,kelas VIII.7,juara II Kajari cup Depok di bulan Juli 2023.

Lalu, Dicky Ferro Sujatmoko,kelas VIII.4,juara III Bandung open (September 2023) dan juara II kajari cup Juli 2023,di turnamen Taekwondo bersama Triokta Safitri Putri Bahari, Kelas VIII.6,juara I Kajari cup di bulan Juli 2023 dan juara II Depok open di Oktober 2023.

Titik Sunarsih menambahkan,saat ini
SMP Negeri 29 telah memiliki gedung sendiri,pihaknya bisa lebih fokus mengawasi kegiatan anak didik,tandasnya.

Untuk diketahui,beberapa fasilitas yang tersedia antara lain ruang kelas, kantin, toilet, musala, lapangan olahraga dan perpustakaan juga ruang guru, ruang OSIS, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), ruang gudang serta arsip dan ruang tata usaha.(joh).

The post Raih Prestasi SMP Negeri 29 Depok Beri Bimbingan Dan Atensi Ke Siswa appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
SMP Negeri 28 Kota Depok Gelar Pesantren Ramadhan https://harianlenteraindonesia.co.id/2023/04/11/smp-negeri-28-kota-depok-gelar-pesantren-ramadhan/ Tue, 11 Apr 2023 11:35:23 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=33160 Kepala sekolah (Kasek) SMP Negeri 28 Hj, Rodiah Ambarsari, M.Pd   Depok, harianlenteraindonesia.co.id Pelaksanaan pesantren […]

The post SMP Negeri 28 Kota Depok Gelar Pesantren Ramadhan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Kepala sekolah (Kasek) SMP Negeri 28 Hj, Rodiah Ambarsari, M.Pd

 

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Pelaksanaan pesantren Ramadhan di SMP Negeri 28 Depok, selama Ramadhan siswa sudah dibiasakan membaca Al Qur’an terlebih dahulu sebelum pelajaran dimulai kurang lebih selama 10 menit.

Pelaksanaan pesantren Ramadhan di SMPN 28 Depok dilaksanakan selama 4 hari yaitu dari hari Senin sampai Kamis ( 10 – 13 April 2023) dan waktunya seperti hari hari belajar biasa.

Giat Pesantren Ramadhan ini, dibuka langsung Kepala sekolah (Kasek) SMP Negeri 28 Hj, Rodiah Ambarsari, M.Pd bersama guru pembimbing Mochamad Salman,S.PdI dan Ibu Lia Syukriyah Sa’roni, SE,I, Senin (10/04/23).

Kembali Kasek SMP Negeri 28 Hj, Rodiah Ambarsari, M.Pd menjelaskan,pesantren ramadhan yang di singkat dengan Sanram 28 bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan menjadikan Al Quran sebagai sahabat sehari hari,sehingga mengambil tagline “Enjoy with Al Qur’an.”

Materi Sanram 28 diberikan pada siswa yang berhubungan dalam kehidupan sehari hari.

Hj, Rodiah Ambarsari, M.Pd mencontohkan, misalnya materi adab dan urgensinya. Adab pergaulan dan keutamaan berbakti kepada orang tua, pubertas muslim dan hal hal yang berhubungan dengan kehidupan sehari hari.

Pada harapannya, dengan adanya giat ini siswa/siswi dapat merubah perilaku dan karakternya menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap Allah, orang tua, teman dan dirinya sendiri,tegasnya.

Hj. Rodiah Ambarsari, M.Pd menambahkan, disamping materi- materi tersebut juga diadakan lomba MHQ (Mushabaqoh Hifdzul Qur’an), Pildacil, Ramadhan Award, Shalat ashar berjamaah.

Pesantren Ramadhan akan diakhiri dengan buka puasa Bersama dengan kepala sekolah, koordinasi kelas, komite sekolah , para guru , Tata Usaha dan siswa siswi untuk menjalin silaturahmi dan kekeluargaan,tandasnya.

The post SMP Negeri 28 Kota Depok Gelar Pesantren Ramadhan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Universitas IPWIJA Siap Laksanakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/09/25/universitas-ipwija-siap-laksanakan-program-rekognisi-pembelajaran-lampau/ Sun, 25 Sep 2022 01:23:02 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=29993 Jakarta, harianlenteraindonesia.co.id Rektor Universitas IPWIJA (UNIP) Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA, menyatakan pihaknya siap […]

The post Universitas IPWIJA Siap Laksanakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Jakarta, harianlenteraindonesia.co.id

Rektor Universitas IPWIJA (UNIP) Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA, menyatakan pihaknya siap melaksanakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sebagai salah satu model pembelajaran di Perguruan Tinggi untuk program studi Manajemen dan Magister Manajemen. Hal itu disampaikan Rektor UNIP Besar Agung Martono saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi perdana pimpinan UNIP dan jajaran Kepala Program Studi pada (23/9/2022) di Kampus Universitas IPWIJA.

Kewenangan pelaksanaan RPL di UNIP ini, kata Rektor Agung, diberikan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi kepada Ketua Program Studi Manajemen S1 dan Ketua Program Magister Manajemen S2 untuk menyelenggarakan Rekognisi Pembelajaran Lampau Tipe A pada semester Ganjil tahun akademik 2022/2023.

“Ada dua mekanisme dan skema penyelenggaraan RPL Tipe A yaitu terdiri dari Tipe A1 untuk pelaksanaan RPL Pendidikan formal danTipe A2 untuk pelaksaaan RPL Pendidikan non formal, informal dan pengalaman kerja,” terang rektor.

Dalam kesempatan ini Universitas IPWIJA melaksanakan RPL Tipe A2 dengan tujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi setiap individu dalam menempuh pendidikan tinggi melalui fasilitas pembelajaran sepanjang hayat, serta memberikan kesempatan penyetaraan terhadap kualifikasi tertentu.

“Manfaat utama dari RPL yaitu dengan total mata kuliah yang diperoleh melalui penyetaraan akademik dan pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikat, maka pemohon RPL dapat menyelesaikan perkuliahan dengan waktu yang singkat dibandingkan dengan mahasiswa yang menempuh jalur reguler,” ujarnya lagi.

Selanjutnya Rektor Agung menambahkan, RPL merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dan Permendikbud Nomor 26 tahun 2016 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau yang kemudian dituangkan dalam Implementasi Teknis RPL sesuai SK Dirjen Belmawa Nomor 123/B/SK/2017 tentang Penyelenggaraan RPL.

Dalam kesempatan yang sama Estuti Fitri Hartini, SE, MM sebagai Kepala Unit RPL Universitas IPWIJA menjelaskan, tujuan RPL antara lain memberi pengakuan seseorang terhadap pembelajaran lampau yang telah dijalani dan merupakan strategi untuk meyakinkan bahwa seseorang tidak harus memulai dari awal untuk mendapatkan pengakuan ketrampilan berharga yang sudah dimilikinya.

“Untuk memberikan pengakuan terhadap pembelajaran lampau maupun ketrampilan yang dimiliki oleh seserorang, Universitas IPWIJA melakukan asesmen dan validasi portofolio serta dokumen pemohon RPL. Selanjutnya Asesor akan menetapkan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) atau jumlah mata kuliah yang dibebaskan dari yang seharusnya ditempuh oleh pemohon RPL,” urainya.

Ditambahkan pula, pemohon harus mengikuti pendidikan formal program studi Manajemen di UNIP sampai selesai dan mendapatkan ijasahnya. Hal itu menurutnya, dimaksudkan agar pemohon RPL tetap harus melaui pendidkkan tinggi agar yang bersangkutan dapat memperoleh nilai akademik dan capaian pembelajaran secara utuh.

“Untuk itu RPL wajib diselenggarakan dengan sistem penjaminan mutu yang baik dan berkesinambungan. Seluruh proses dan luaran dari program ini wajib memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi,” imbuh Estu dalam mengakhiri paparannya.

Hadir dalam Rakor tersebut antara lain Ketua Yayasan IPWI Jakarta, Dr. Sri Lestari, MA, DBA, Wakil Rektor Bidang Inovasi dan Pengembangan Dr. Heru Mulyanto, SE., MM dan para Kepala Program Studi.
Penulis: Juniarto Rojo Prasetyo (Pendiri LSP Pers Indonesia)

The post Universitas IPWIJA Siap Laksanakan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Dugaan Penggelapan Dana PIP, Mantan Kepala Sekolah SMPN 4 Tigaraksa Patut Dipertanyakan https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/09/11/dugaan-penggelapan-dana-pip-mantan-kepala-sekolah-smpn-4-tigaraksa-patut-dipertanyakan/ Sun, 11 Sep 2022 03:29:40 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=29761 Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id Peraturan sekretaris jenderal kemendikbud No 8 tahun 2020 tentang juknis juklak Program Indonesia […]

The post Dugaan Penggelapan Dana PIP, Mantan Kepala Sekolah SMPN 4 Tigaraksa Patut Dipertanyakan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Tangerang, harianlenteraindonesia.co.id

Peraturan sekretaris jenderal kemendikbud No 8 tahun 2020 tentang juknis juklak Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperuntukan bagi anak yang berusia 6 tahun sampai dengan 21 tahun.

Besaran Bantuan dalam PIP Dikdasmen bervariasi dengan penyesuaian tingkatan kelas dan semester.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 10 tahun 2020 tentang Program Indonesia Pintar adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau keluarga tidak mampu untuk membiayai pendidikan.

Dugaan kepada mantan kepsek I.S yang sebelumnya menjabat di SMPN 4 Tigaraksa di akhir tahun 2021 yang lalu, dan para oknum guru diduga kuat berkomplot atas penyaluran dana PIP menjadi bancakan untuk memperkaya diri dengan cara mall administrasi pelaporan PIP yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Menurut keterangan orang tua murid bahwa dari hal kejadian Raibnya atau hilangnya dana PIP dari Rekening anaknya mengatakan “saya baru tahu jelas setelah kami mengurus persyaratan sesuai arahan dari sekolah untuk menerima bantuan PIP tahap pertama karena anak kami tidak pernah menerima dana PIP semenjak kelas 7 dan 8, baru kali ini setelah anak kami sudah kelas 9, kami diminta untuk mengurus ke bank BRI Tigaraksa atas arahan dari sekolah ujarnya.

Lanjut keterangan atau kronologis dari orang tua murid menambahkan bahwa setelah arahan dari sekolah kami langsung bergegas untuk urus dan ambil dana PIP tersebut, namun setelah di BRI diminta untuk mengurus surat kehilangan dari kepolisian atas hilangnya buku tabungan anak saya yang sebelumnya, sontak saya kaget karena menurut informasi dari pegawai Bank BRI pernah terbit buku rekening atas nama anak saya. Dan saya bertanya kepada Pihak Bank BRI, bahwa kami tidak pernah punya dan diberi kan buku tabungan/Rekening, tapi kok disuruh buat surat kehilangan ke kantor polisi atas nama anak saya sebagai penerima PIP tersebut. Ada apakah ini ??? Gerutunya di dalam hati.

Setelah kami sudah melaporkan kehilangan ke Polsek terdekat, kami kembali lagi ke bank BRI Tigaraksa. Selanjutkan kami di layani oleh pihak bank dengan memberikan dana PIP, dan kami meminta print out buku tabungan anak kami. Namun hasil dari print out itu sangat mengejutkan dan tidak masuk akal karena ditemukan ada dana yang turun di tahun 2020 sejumlah 750.000 ribu rupiah. Dan saya kembali bertanya kepada pihak Bank BRI ,siapa yang sudah mencairkan dana yang masuk ke rekening anak saya? sedangkan kami ataupun anak kami belum pernah ambil dana PIP bahkan pegang buku rekeningnya aja belum pernah.

Dari pihak bank BRI cabang Tigaraksa mengatakan “silahkan tanya kepada pihak sekolah, kami tidak tau siapa yang mengambil” ujarnya.

Setelah kejadian hasil print out kami kembali ke sekolah untuk konfirmasi kepada pihak sekolah namun sampai saat ini belum pernah ada jawaban yang jelas dan selalu buat alasan yang tidak masuk akal.

Dari kronologis di atas, maka bisa disimpulkan adanya dugaan penggelapan dana PIP di SMPN 4 Tigaraksa. Sesuai dengan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) yang di tanda tangani oleh kepala sekolah I.S M.Pd. pertanggal 16 September 2020 dengan cara pencairan kolektif dalam pengambilan dana PIP di SMPN 4 Tigaraksa.

Dari hasil konfirmasi awak media kepada salah satu guru yang tidak bersedia disebut namanya, yang turut membantu dalam program pelaksanaan PIP di SMPN 4 Tigaraksa mengatakan bahwa jumlah siswa yang mendapatkan PIP kurang lebih 240 siswa. Hal ini, tentunya menjadi sorotan dari berbagai kalangan publik.

Disisi lain juga menurut orang tua murid yang lain menambahkan ” ada permintaan oknum guru melalui WhatsApp group meminta uang sebesar Rp. 50.000,- ribu s/d 100.000,- ribu per siswa untuk diberikan kepada oknum guru nantinya setelah dana PIP sudah di cairkan dari bank” Tukasnya.

Atas kejadian ini, tentunya sangat merugikan pihak penerima.

The post Dugaan Penggelapan Dana PIP, Mantan Kepala Sekolah SMPN 4 Tigaraksa Patut Dipertanyakan appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan,Begini Ceritanya? https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/08/28/oknum-ketua-komite-sekolah-smp-n-1-losarang-diduga-intervensi-wartawanbegini-ceritanya/ Sun, 28 Aug 2022 11:05:49 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=29427 INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id Lanjuti berita pada pekan lalu,dengan judul,”SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya […]

The post Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan,Begini Ceritanya? appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Lanjuti berita pada pekan lalu,dengan judul,”SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya Buku dan Seragam Tanpa Kwitansi, Orang Tua Siswa Mengeluh”.

A ketua komite Sekolah SMP N 1 Losarang sekaligus merangkap sebagai Kuwu Desa Losarang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Diduga Intervensi Wartawan dengan sikap yang kurang elok.

Pada beberapa pekan lalu A, Kuwu atau ketua komite sekolah didampingi kedua temanya, ia mendatangi kediaman wali murid, alamat Desa Losarang yang merasa keberatan kepada pihak sekolah SMP N 1 Losarang, dengan adanya ‘pungutan’ biaya pembayaran beberapa Informasi Item seragam dan buku modul yang tidak di kasih Kwitansi resmi,melainkan dikasih buku tabungan dari pihak sekolah SD Tunas harapan kala itu,lalu ia menyodorkan selembar surat pernyataan yang sudah di di konsep serta di tempel materai Rp 10.000 ke orang tua murid.

R,wali murid,yang anaknya bersekolah di SMPN 1 Losarang,dirinya mengatakan,pada (08/08/2022),ke wartawan,pekan lalu dirinya di datangi oleh Kuwu A, Desa Losarang yang mengatasnamakan sebagai ketua komite di sekolah.untuk tandatangani surat pernyataan ,tertulis bahwa dirinya tidak merasa keberatan dengan adanya aturan di sekolah,bahkan dirinya wali murid di janjikan anaknya di bebaskan dari biaya di sekolah.

“Awalnya saya ngotot tidak mau tandatangani surat pernyataan itu akan digratiskan biaya sekolah untuk anak saya,kan saya menanyakan bukti Kwitansi saja.lalu pak Kuwu A, bilang ini mah penawaran kebijakan saja saking ia Dekat ke saya sebagai warganya,jadi untuk kedepannya bilamana saya ada keluhan atau tidak mampu membayar tinggal bilang saja ke pak kuwu,nanti akan ia bantu sampaikan ke pihak sekolah,kata Kuwu A,akhirnya saya mau tanda tangani surat itu,dengan catatan tidak mau anak saya digratiskan,Red,”kata R.

Terpisah, M,M.Pd.kepala sekolah di dampingi Wakasek K,mengatakan,”kalau menurut saya pak Kuwu atau ketua komite sekolah mendatangi ke warganya wajar,tapi kalau menyodorkan surat pernyataan dengan di paksakan menandatangani surat menurut saya kurang ini yah?,jadi enaknya ketua komite dan wali murid R,di pertemukan,kalau saya yang ngomong takut salah.kalau masalah surat pernyataan itu konteks nya ketua komite dengan wali murid,”katanya.

Wakasek K, menambahkan,”adapun terjadinya konsep surat pernyataan seperti itu datangnya darimana atau siapa?,tapi yang jelas pihak kami dari sekolah tidak pernah membuat konsep atau keluarkan surat pernyataan itu,”tambahnya.

Selain itu A,ketua komite ketika di konfirmasi melalui Via WhatsApp oleh tim Lentera Indonesia,dirinya terkesan menghindar bahkan memblokir nomor WA pihak Media.namun beralibi melalui pesan singkat kepada Wakasek K,dengan alasan ia masih di luar kota,pada minggu (21/08/2022).

“(Kulane lagi di Semarang),saya lagi di Semarang,Red”tulis A ketua komite,melalui pesan singkat ke Wakasek K.

“informasi, hingga saat ini terkait Kwitansi resmi pembelian Item buku modul dan seragam belum ada kejelasan”.”di kutip dari beberapa para sumber”.

The post Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan,Begini Ceritanya? appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan, Begini Ceritanya? https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/08/27/oknum-ketua-komite-sekolah-smp-n-1-losarang-diduga-intervensi-wartawan-begini-ceritanya/ Sat, 27 Aug 2022 13:39:10 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=29408 INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id Lanjuti berita pada pekan lalu,dengan judul,”SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya […]

The post Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan, Begini Ceritanya? appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Lanjuti berita pada pekan lalu,dengan judul,”SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya Buku dan Seragam Tanpa Kwitansi,Orang Tua Siswa Mengeluh”.

A ketua komite Sekolah SMP N 1 Losarang sekaligus merangkap sebagai Kuwu Desa Losarang Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu,Jawa Barat. Diduga Intervensi Wartawan dengan sikap yang kurang elok.

Pada beberapa pekan lalu A, Kuwu atau ketua komite sekolah didampingi kedua temanya,ia mendatangi kediaman wali murid,alamat Desa Losarang yang merasa keberatan kepada pihak sekolah SMP N 1 Losarang,dengan adanya ‘pungutan’ biaya pembayaran beberapa Informasi Item seragam dan buku modul yang tidak di kasih Kwitansi resmi, melainkan dikasih buku tabungan dari pihak sekolah SD Tunas harapan kala itu,lalu ia menyodorkan selembar surat pernyataan yang sudah di di konsep serta di tempel materai Rp 10.000 ke orang tua murid.

R,wali murid,yang anaknya bersekolah di SMPN 1 Losarang,dirinya mengatakan,pada (08/08/2022),ke wartawan,pekan lalu dirinya di datangi oleh Kuwu A, Desa Losarang yang mengatasnamakan sebagai ketua komite di sekolah.untuk tandatangani surat pernyataan ,tertulis bahwa dirinya tidak merasa keberatan dengan adanya aturan di sekolah,bahkan dirinya wali murid di janjikan anaknya di bebaskan dari biaya di sekolah.

“Awalnya saya ngotot tidak mau tandatangani surat pernyataan itu akan digratiskan biaya sekolah untuk anak saya,kan saya menanyakan bukti Kwitansi saja.lalu pak Kuwu A, bilang ini mah penawaran kebijakan saja saking ia Dekat ke saya sebagai warganya,jadi untuk kedepannya bilamana saya ada keluhan atau tidak mampu membayar tinggal bilang saja ke pak kuwu,nanti akan ia bantu sampaikan ke pihak sekolah,kata Kuwu A,akhirnya saya mau tanda tangani surat itu,dengan catatan tidak mau anak saya digratiskan,Red,”kata R.

Terpisah, M,M.Pd.kepala sekolah di dampingi Wakasek K,mengatakan,”kalau menurut saya pak Kuwu atau ketua komite sekolah mendatangi ke warganya wajar,tapi kalau menyodorkan surat pernyataan dengan di paksakan menandatangani surat menurut saya kurang ini yah?,jadi enaknya ketua komite dan wali murid R,di pertemukan,kalau saya yang ngomong takut salah.kalau masalah surat pernyataan itu konteks nya ketua komite dengan wali murid,”katanya.

Wakasek K, menambahkan,”adapun terjadinya konsep surat pernyataan seperti itu datangnya darimana atau siapa?,tapi yang jelas pihak kami dari sekolah tidak pernah membuat konsep atau keluarkan surat pernyataan itu,”tambahnya.

Selain itu A,ketua komite ketika di konfirmasi melalui Via WhatsApp oleh tim Lentera Indonesia,dirinya terkesan menghindar bahkan memblokir nomor WA pihak Media.namun beralibi melalui pesan singkat kepada Wakasek K,dengan alasan ia masih di luar kota,pada minggu (21/08/2022).

“(Kulane lagi di Semarang),saya lagi di Semarang,Red”tulis A ketua komite,melalui pesan singkat ke Wakasek K.

“informasi, hingga saat ini terkait Kwitansi resmi pembelian Item buku modul dan seragam belum ada kejelasan”. “di kutip dari beberapa para sumber”.

The post Oknum Ketua Komite Sekolah SMP N 1 Losarang Diduga Intervensi Wartawan, Begini Ceritanya? appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
SMP Negeri 2 Kota Depok Raih Perak OSN 2022 Bidang Matematika https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/08/10/smp-negeri-2-kota-depok-raih-perak-osn-2022-bidang-matematika/ Wed, 10 Aug 2022 06:12:32 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=28900 Ester Gloria Abigail Mamesah bersama Kepsek SMPN 2, Salim Bangun   Depok, harianlenteraindonesia.co.id Pelajar Sekolah […]

The post SMP Negeri 2 Kota Depok Raih Perak OSN 2022 Bidang Matematika appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Ester Gloria Abigail Mamesah bersama Kepsek SMPN 2, Salim Bangun

 

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Kota Depok, berhasil meraih medali perak pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Nasional 2022.

Ester Gloria Abigail Mamesah, siswi SMP Negeri 2 Depok meraih medali perak bidang Matematika.

Pada OSN 2022 yang kali ini, diselenggarakan pada 1-7 Agustus 2022 oleh Kemendikbud Ristek melalui Badan Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) diikuti 525 peserta jenjang SMP dan MTS.Dua (2) pelajar SMP Kota Depok meraih Perak.Ester Gloria Abigail (red : SMPN 2) dan Galang Radityowarman dari SMP Lazuardi GIS Kota Depok, meraih perak bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Berkat prestasi ini, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang akrab disapa IBH turut memberikan apresiasinya kepada Ester dan Galang. Keduanya juga di undang untuk mengikuti apel pagi, Senin (08/08/22).

“Kita semua patut berbangga atas prestasi yang dicapai dua anak Depok di tingkat Nasional,” ujarnya usai melaksanakan apel pagi di Lapangan Balai Kota.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, H. Wijayanto berharap, semangat yang diraih Ester Gloria Abigail Mamesah dan Galang Radityowarman dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap sains dan matematika, sekaligus dengan implementasi program Merdeka Belajar.

Siswi kelas 9 SMPN 2 Kota Depok, Ester Gloria Abigail Mamesah, merasa bahwa keberhasilan yang diraihnya ini tidak lepas dari latihan yang konsisten dan juga dukungan dari orang tua dan guru disekolahnya. Dia menambahkan, untuk memperkuat keterampilan dasar matematika agar terus terasah, dirinya juga memberikan pelajaran matematika kepada anak-anak SD secara gratis di lingkungan tempat tinggalnya.

“Saya senang bisa berbagi ilmu dengan teman-teman, terutama anak-anak yang masih duduk di bangku SD di lingkungan tempat saya tinggal. Tujuannya agar kemampuan keterampilan dasar matematika saya terus terasah. saya hanya memberikan les secara cuma-cuma,” ujarnya,Selasa (9/8/22).

Masih ditempat yang sama, kepala SMPN 2 Depok, Salim Bangun mengatakan, Ester merupakan siswi yang cerdas di kelasnya.

“Prestasi Ester sudah ditunjukan sejak kelas 8 dan juga, Ester merupakan siswi yang diterima di SMPN 2 Depok ini melalui jalur prestasi,” ungkap Salim Bangun.

Salim Bangun berharap,adanya prestasi yang di raih Ester semoga teman-teman lainnya dapat semakin termotivasi dan memiliki semangat untuk meraih prestasi juga.

“Mudah-mudahan, ini bisa menjadi virus yang baik bagi teman-teman Ester dilingkungan sekolah. Maupun sekolah-sekolah lainnya,” pungkasnya.

The post SMP Negeri 2 Kota Depok Raih Perak OSN 2022 Bidang Matematika appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Bersama OPD, Bupati Malang Meninjau Beberapa SD Yang Rusak Dan Minim Siswa https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/08/06/bersama-opd-bupati-malang-meninjau-beberapa-sd-yang-rusak-dan-minim-siswa/ Sat, 06 Aug 2022 04:21:44 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=28822 Malang, harianlenteraindonesia.co.id Bupati Malang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meninjau beberapa Sekolah Dasar (SD) […]

The post Bersama OPD, Bupati Malang Meninjau Beberapa SD Yang Rusak Dan Minim Siswa appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
Malang, harianlenteraindonesia.co.id

Bupati Malang bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait meninjau beberapa Sekolah Dasar (SD) yang rusak dan minim siswa, pada kesempatan tersebut H.M Sanusi meminta Dinas Pendidikan untuk menggabungkan (merger) sekolah yang rusak dan minim siswa dengan sekolah yang bagus dengan siswa yang banyak.

Menurut Bupati Malang, apabila ada sekolah rusak dengan siswa yang sedikit sekali untuk digabungkan dengan sekolah lain yang lebih bagus dengan jumlah siswa yang banya, “Kalau sekolah rusak dan muridnya banyak nanti kita perbaiki, tapi kalau muridnya sedikit sekali nanti kita merger dengan sekolah lain, seperti di SDN 2 Jeru Turen Malang ini yang jumlah muridnya 17, ya harus di merger,” kata H.M Sanusi saat meninjau salah satu sekolah SDN 2 Jeru Turen, Jumat (5)8)2022).

Sekolah yang telah merger, Pemkab Malang akan mengosongkan tempat tersebut dan tidak ditempati lagi, namun tetap masuk aset Disdik Kabupaten Malang.

“Untuk SDN 2 Jeru Turen ini nantinya akan dikosongkan dan muridnya gabung di sekolah satunya, karena ini tanah dan bangunan masuk asset Disdik apabila nanti ada yang memanfaatkan tempat ini, nanti kita bicarakan,” beber Abah Sanusi.

Untuk tahun 2022 ini kemampuan anggaran untuk pembangunan sekolah masih kurang, Bupati Malang berencana akan menggandeng Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun gedung sekolah yang rusak.

“Nanti kita hitung semua jumlah sekolah yang rusak, nanti saya cara menggandeng CSR kita ajak untuk membangun sekolah,” jelas Bupati Malang.

Selain SDN 2 Jeru Turen, Bupati beserta rombangan juga meninjau SDN 7 Pamotan Dampit yang juga bangunannya rusak, namun jumlah siswanya cukup banyak, Disdik Kabupaten Malang akan memperbaiki.

“Untuk di SDN 7 Pamotan Dampit juga rusak parah tapi kami akan memperbaiki kerusakan sekolah tersebut, dikarenakan jumlah siswanya banyak mencapai 100 lebih, jadi kita perbaiki saja,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN 2 Jeru Turen, Siti Fatimah mengutarakan, pihaknya pernah mengajukan ke Disdik Kabupaten Malang untuk merger namun tidak disetujui, “Akhirnya kami oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Disdik disuruh mengajukan lagi perbaikan pada tahun ini, dan tadi Bapak Bupati sudah memutuskan di merger kami siap melaksanakan,” pungkas Siti Fatimah.

Selain SDN 7 Pamotan Dampit dan SDN 2 Jeru Turen, Bupati Malang beserta OPD juga meninjau SDN Pagedangan Turen, SDN Sukolilo 3 Wajak, SDN Ngembal Wajak, SDN 2 Jambesari Poncokusumo, SDN 1 Pulungdowo Tumpang, SDN 1 Duwet Tumpang dan SDN 3 Randugading Tajinan.

The post Bersama OPD, Bupati Malang Meninjau Beberapa SD Yang Rusak Dan Minim Siswa appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya Buku dan Seragam Tanpa Kwetansi, Orang Tua Siswa Mengeluh https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/07/27/smp-n-1-losarang-indramayu-diduga-pungut-biaya-buku-dan-seragam-tanpa-kwetansi-orang-tua-siswa-mengeluh/ Wed, 27 Jul 2022 13:31:07 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=28614 INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id Meski sudah ada surat edaran bupati sesuai (Standard Operating Procedure) SOP di daerah […]

The post SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya Buku dan Seragam Tanpa Kwetansi, Orang Tua Siswa Mengeluh appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Meski sudah ada surat edaran bupati sesuai (Standard Operating Procedure) SOP di daerah melalui Dinas Pendidikan Indramayu, terkait dengan adanya ‘Pungutan’ biaya untuk siswa baru yang mendaftar di SMP (Sekolah menengah pertama), mengingat dan menimbang masih di masa pandemi Covid-19, dimana masyarakat mengalami perekonomian yang sedang sulit, akan tetapi tidak di indahkan oleh pihak sekolah SMP N 1 Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Namun tetap saja melakukan pungutan kepada orang tua siswa, pada Jumat pekan lalu.

Pungutan di Sekolah SMP N 1 Losarang untuk pembelian beberapa item seperti seragam dan Buku modul, hingga berujung orang tua siswa mengeluh.

Ironi, pungutan tersebut tanpa adanya bukti Kwitansi yang jelas, hanya saja pake buku tabungan untuk bukti pembayaran, tertulis dari pihak sekolah SD Tunas Harapan Losarang Indramayu, yang di keluarkan dari pihak Sekolah SMP N 1 Losarang Indramayu.

Hal itu di tuturkan oleh (R) salah satu orang tua siswa yang tidak mau di sebutkan identitasnya, yang mana anaknya bersekolah di SMP N 1 Losarang, kebetulan anaknya perempuan, pada saat dirinya di jumpai tim Lentera Indonesia, di kediamannya beberapa pekan lalu, awal pendaftaran anak saya itu pada sekitar awal bulan (06/07/2022), anak saya perempuan, kata dia, lalu daftar ulang pada (07/07) di mintai bayaran oleh pihak sekolah SMP 1 Losarang, dengan ketentuan harga sebesar Rp.1.25000, untuk bayar baju seragam 3 setel atau lebih di tambah kaos kaki, itu di meja pendaftaran pertama,Lalu di minta bayar lagi untuk buku modul sebanyak 11 buah seharga Rp.192000 kalau gak salah,itu di meja kedua,jadi saya balik lagi ke meja pertama ,saya bayar baru Rp.500.000 dulu,sisanya boleh di cicil,kalo dari pihak sekolah SD Tunas harapan si memang ada sosialisasi dengan orang tua murid, bagi siswa yang mendaftar ke SMP nanti akan ada pembayaran juga akan ada penambahan biaya,tapi kalau di pihak sekolah SMP 1 tidak ada sosialisasi”tuturnya.

(R) menambahkan, ia mengeluh kepada pihak sekolah SMP N 1 Losarang ketika dirinya meminta Kwitansi pembayaran tapi di kasih buku tabungan, itupun mendadak di tulis di meja oleh pihak sekolah SMP 1,”saya tanyakan Kwitansi kepada pihak Sekolah SMP N 1,tapi di kasih buku tabungan untuk bukti pembayaran,untuk selanjutnya pembayarannya itu melalui buku tabungan itu,”keluhnya.

M,M.Pd kepala sekolah,melalui A Ketua Komite sekolah SMP N 1,di dampingi K wakasek,dirinya mengatakan,” masalah pembayaran seragam di Sekolah ini memang di pihak ketigakan,dengan harga bervariasi,kalau untuk siswa laki-laki itu di kenakan seharga Rp 1.000.000 (satu juta rupiah),dan untuk siswa perempuan di tentukan 1 juta sampai lebih,Karena untuk seragam disini mendapatkan 5 setel berikut atribut,kerudung,sampai seragam biru putih,Pramuka,baju batik,baju Koko,satu setel kaos olahraga,dan sebagainya,untuk masalah orang tua siswa yang belum mendapatkan Kwitansi ini mah kemungkinan ya?, Bagi yang belum lunas,karena hasil rapat komite sekolah dan humas kemarin,kalau untuk rapat dengan wali murid memang belum ada,dan kebetulan disini ada 11 ruangan,untuk tahun ini ada pengurangan menjadi 10 ruangan atau kelas, untuk belajar siswa, atas edaran surat Kadisdik,jumlah masing-masing kelas disini ada 32 siswa”kata A.

Masih A, saat di mintai keterangan tim Lentera Indonesia, pada Jumat pekan lalu terkait pihak ketiga atau toko yang menjual beberapa item seragam baik buku modul untuk siswa di sekolah SMP N 1 ,kata dia.

Kemudian tim Lentera menanyakan keterangan kepada A ketua komite sekolah, terkait alamat pihak ketiga, dirinya terkesan enggan memberikan jawaban nama alamat toko yang di maksud.hingga saat berita ini di tayangkan masih belum ada keterangan,”yang jelas toko pihak ketiga itu ada,alamatnya di Indramayu Kota,”sergahnya.

Terpisah,H.caridin PLT Kadisdik Indramayu pada saat di wawancara media di depan lobi Dinas Pendidikan,dengan singkat,Senin (25/07),ia mengatakan,” itu tidak di bolehkan,ya nanti akan saya cek kalo memang benar adanya begitu,sesuai surat edaran bupati, yang di bolehkan hanya baju seragam olahraga,selebihnya akan di serahkan oleh orang tua siswa masing – masing”tukasnya.

The post SMP N 1 Losarang Indramayu Diduga ‘Pungut’ Biaya Buku dan Seragam Tanpa Kwetansi, Orang Tua Siswa Mengeluh appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
PPDB, SMAN 1 Sindang Diduga Arogan Terhadap Calon Wali Murid, Begini Ceritanya https://harianlenteraindonesia.co.id/2022/07/19/ppdb-sman-1-sindang-diduga-arogan-terhadap-calon-wali-murid-begini-ceritanya/ Tue, 19 Jul 2022 00:44:21 +0000 https://harianlenteraindonesia.co.id/?p=28398 INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id Oknum PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), SMAN I Sindang (Sasi) Kabupaten Indramayu, Jawa […]

The post PPDB, SMAN 1 Sindang Diduga Arogan Terhadap Calon Wali Murid, Begini Ceritanya appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>
INDRAMAYU, harianlenteraindonesia.co.id

Oknum PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), SMAN I Sindang (Sasi) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Diduga arogan terhadap calon Orang tua atau Wali Murid. Senin (17/07/2022).

Bukan hanya itu, kabar miring juga terkait munculnya syarat “aneh” dalam PPDB tahun ini. Orang tua siswa calon peserta didik SMAN 1 Sindang mengeluhkan adanya persyaratan tambahan yang dimintakan oleh panitia PPDB SMAN 1 Sindang.

Persyaratan verifikasi tambahan yang tidak ada dalam aturan tersebut berupa penunjukan surat atau akta cerai yang dipegang oleh orang tua calon siswa.

Namun, pihak SMAN I Sindang secara tegas telah membantah tudingan miring diatas. Menurut pihak sekolah, semua itu adalah isu tidak benar dan mengarah ke fitnah, terang YM ketua PPDB.

Terpisah, M salah satu calon orang tua murid yang enggan di sebut indentitasnya, dirinya diminta untuk menunjukan surat atau akta cerai saat anaknya mengikuti PPDB. Menurut pengakuannya, dirinya diterima tidak baik dan tidak sopan oleh panitia PPDB. Selain itu, dirinya diminta agar dapat menunjukan kepada panitia penerimaan siswa baru SMAN 1 Sindang akte cerai sebagai syarat janda.

Masih menurut M, dirinya bersama seorang guru dari SMPN Unggulan Indramayu, berniat melakukan konfirmasi terkait pendaftaran di sekolah favorit tersebut. Belum juga duduk, ketua PPDB SMAN 1 Sindang, YM disaksikan sejumlah petugas PPDB meminta untuk menunjukan surat akta cerai.

Permintaan penunjukan akte cerai tersebut setelah pihak panitia PPDB SMAN 1 Sindang melihat kartu keluarga (KK) tercantum status dirinya dalam pernikahan pada KK tersebut tercatat berpisah.

“Saya keluar dari ruangan PPDB sekolah sampe saya nangis. Saksinya banyak. Padahal saya tidak ada permasalahan dengan pihak sekolah,” jelas M.

M memaparkan sangat aneh terkait sikap panitia PPDB SMAN 1 Sindang yang harus menunjukan surat akte cerai dalam proses verifikasi. Setelah dirinya menanyakan hal tersebut, tidak ada persyaratan yang harus mencantumkan surat cerai selain dokumen pendaftaran lainnya.

“Aneh saja ada persyaratan tersebut. Inikan privasi. Setelah saya tanyakan ke sekolah lain ga ada itu persyaratan siswa baru untuk menunjukan akte cerai orangtuanya,” tutur M sambil nada kecewa.

Pegiat dunia pendidikan juga Wakadiv Saber Pungli KANNI (Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia) Kabupaten Indramayu, Junedi menyayangkan munculnya masalah yang tidak menyenangkan di lakukan oleh YM selaku Ketua PPDB di Sasi.

Menurutnya, itu sudah mencoreng nama baik Sasi yang sudah baik dan diakui sebagai SMA Favorit di kota mangga. Junedi juga mengecam keras adanya persyaratan aneh pada PPDB di Sasi yang mengharuskan menunjukan akte cerai bagi orang tua calon siswa yang dianggap janda. “Ini mengada-ada dan harus ditindaklanjuti. Kami akan kawal masalah ini hingga terang benderang dan tuntas,” tegas Junedi.

Sementara itu, Ketua PPDB Sasi, YM saat ia di konfirmasi awak media di kantornya, Senin (17/07/2022), membantah keras adanya syarat penunjukan akta cerai dalam penerimaan siswa baru bagi orang tua calon siswa yang berstatus janda atau duda, karena hal demikian tidak diatur dalam syarat PPDB tersebut. “Malah ada yang datang orang tuanya janda, pas nunjukin akte cerai saya larang karena itu tidak menjadi bagian persyaratan PPDB. Aneh, kok faktanya dibalik,”terang YM yang juga tercatat sebagai Wakasek Kurikulum SMAN I Sindang.

The post PPDB, SMAN 1 Sindang Diduga Arogan Terhadap Calon Wali Murid, Begini Ceritanya appeared first on Harian Lentera Indonesia.

]]>