BANDUNG BARAT – harianlenteraindonesia.co.id Di tengah kesibukannya merawat pohon-pohon yang tumbuh rindang di lingkungan sekolah, Kepala MTsN 4 Bandung Barat, Drs. Yadi Tembong Muayad, MM, tetap meluangkan waktu menerima awak media InteraksiNews.com dan LenteraIndonesia. Aktivitas itu seolah menggambarkan wajah sekolah yang kini tengah serius membangun budaya peduli lingkungan sekaligus disiplin pendidikan.
Saat ini, MTsN 4 Bandung Barat tengah mengikuti lomba Adiwiyata Tingkat Nasional. Menurut Yadi, seluruh unsur sekolah bergerak aktif untuk memperkuat program kebersihan, penghijauan, hingga pembentukan karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.
“Sekarang kami sedang mengikuti lomba Adiwiyata tingkat nasional,” ujar Yadi saat ditemui di ruang kerjanya.
Tidak hanya fokus pada lingkungan, sekolah tersebut juga menerapkan pola pendidikan disiplin yang cukup ketat. Gerbang sekolah ditutup setelah jam masuk dimulai sebagai bentuk penegakan kedisiplinan siswa. Selain itu, para murid juga dilarang membawa kendaraan sendiri ke sekolah. Kendaraan yang datang ke lingkungan sekolah hanya diperbolehkan untuk keperluan antar-jemput siswa.
Di bidang akademik, MTsN 4 Bandung Barat juga memiliki pendekatan berbeda dengan menghadirkan pengajar bahasa Inggris dari Amerika untuk mendukung kemampuan bahasa asing para siswa.
Sementara dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, pihak sekolah memilih menjalankannya pada pagi hari. Kebijakan itu dilakukan agar siswa dapat belajar dengan kondisi lebih siap dan tidak mengalami keterlambatan makan. Hal itu bisa dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan SPPG dengan pihak sekolah.
“Kalau dilakukan siang hari, anak-anak bisa keburu lapar dan akan merepotkan dalam pelaksanaannya,” jelas Yadi.
“Pembagian makanan kepada siswa pun dilakukan secara tertib dan teratur guna menjaga kenyamanan serta ketepatan distribusi di lingkungan sekolah.,” lanjutnya.
Dengan perpaduan disiplin, perhatian terhadap lingkungan, serta penguatan kualitas pendidikan, MTsN 4 Bandung Barat kini berupaya menunjukkan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan budaya peduli lingkungan. (ramly)





