Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id SMS PISAN (Sapi Manak Setahun Pisan) dimana program ini bertujuan mensejahterakan bagi peternak dan diharapkan meningkatan produktifitas sapi indukan yang mengalami gangguan reproduksi.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda menjelaskan, memberikan stimulan bagi sapi indukan, dilakukan pemeriksaan kebuntingan (PKB), pemberian hormon, vitamin, mineral dan obat-obatan lainnya. Dengan pemberian ini diharapkan meningkatkan reproduksi sapi indukan
.
“Keberhasilan pemeliharaan sapi betina sangat ditentukan oleh baiknya proses reproduksi (perkembangbiakan) sapi induk. Sapi dapat beranak satu kali dalam setahun, sehingga kelahiran yang lancar akan sangat menguntungkan bagi peternak,” terangnya.
Ilham menerangkan, dengan memperhatikan dan memeriksa secara rutin kesehatan, terhindar dari gangguan organ reproduksi, dan hal merugikan lainnya misalnya kematian pada induk maupun anak sapi setelah proses kelahiran. Tetapi kenyataan dilapangan banyak permasalahan yang terjadi, kurangnya kebutuhan nutrisi pakan, vitamin dan mineral.
“Target stimulant yang diberikan mencapai 750 ekor se Kabupaten Banyuwangi, dimana kegiatan ini dilakukan oleh Tim Puskeswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi yang terdiri dari Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, Paramedik IB,” pungkasnya.
Penulis: Aji





