Guncang Panggung, Band Reggae-Blues “Stopan Suroboyo” Bersama Karang Taruna Desa Sumurber, Meriahkan HUT RI ke-80

 

 

GRESIK PANTURA – harianlenteraindonesia.co.id Dalam rangka penutupan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, panggung budaya Desa, Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, dimeriahkan oleh penampilan spesial dari band reggae-blues asal Surabaya, Stopan Suroboyo Jumat (29/8/2025) Malam.

Grup musik yang dikenal dengan lagu-lagu bernuansa kritik sosial ini berkolaborasi dengan Karang Taruna Desa Sumurber untuk menyuarakan harapan, keresahan, dan doa untuk bangsa.

Dengan balutan irama reggae yang santai namun penuh makna, Stopan Suroboyo menyuguhkan sejumlah lagu bertema sosial, seperti ketimpangan ekonomi, persatuan Indonesia, dan perjuangan rakyat kecil.

Di tengah penampilan mereka, suasana berubah hening ketika vokalis utama mengajak seluruh penonton mendoakan Almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang menjadi korban aksi represif Brimob, di saat demo di Jakarta Kamis (28/8/2025) malam.

“Musik Reggae bukan hanya hiburan, tetapi bentuk perlawanan ada doa dan harapan yang di nyanyikan,”
Ucap vokalis Stopan Suroboyo dari atas panggung, disambut tepuk tangan dan sorakan solidaritas dari penonton.

Acara yang digagas oleh Karang Taruna Desa Sumurber kecamatan Panceng kabupaten Gresik ini menjadi momen puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-80 yang digelar sejak Awal bulan Agustus.

Selain pertunjukan Band Reggae Stopan Suroboyo ada juga penampilan dari Band Reggae Pochijame, dan acara penutupan juga diisi dengan pengumuman lomba-lomba yang di laksanakan sebelum nya.

Kehadiran Band Reggae Stopan Suroboyo sendiri disambut antusias oleh warga, dan terutama generasi muda yang merasa terhubung dengan pesan-pesan dalam lirik lagu mereka yang berjudul MASAMUSU dalam rangka merawat persatuan sejalan dengan bhineka tunggal Ika.

Penampilan mereka ditutup dengan doa agar Negara Kesatuan Republik Indonesia ini selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan semangat persatuan dan nada-nada perlawanan yang damai, penutupan HUT RI ke-80 di Desa Sumurber menjadi simbol harapan akan Indonesia yang lebih adil, inklusif, dan penuh solidaritas.
(TEAM MLI GRESIK PANTURA).

Pos terkait