SAPUDI – harianlenteraindonesia.co.id
Ajang Kewedanan Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep Madura, berlangsung meriah dengan disaksikan ribuan penonton pada akhir pekan kemarin.
Lomba yang menjadi ikon budaya Madura ini kembali menghadirkan persaingan sengit antar sapi-sapi terbaik dari berbagai desa di Pulau Sapudi.
Pertandingan dibagi dalam dua kategori, yakni golongan kalah dan golongan menang.
Pada golongan kalah, juara pertama diraih oleh H. As’ari dengan sapi nomor 48 “Joker Desa Gayam”. Posisi kedua ditempati H. Mas’ud Ali dengan sapi nomor 8 “Jokomelleng Desa Gd.timur”.
Sedangkan juara ketiga diraih oleh Sultan Noval dengan sapi nomor 81 “Pokkopok Desa Kalowang”.
Sementara itu, pada golongan menang, juara pertama direbut oleh Aan Jumahwi dengan sapi nomor 1 “Bar Bar Ok Gas Desa Kalowang”.
Posisi kedua ditempati H. Mansuri dengan sapi nomor 29 “Super Leader Desa Talaga”, dan juara ketiga jatuh kepada Norman H. Suep dengan sapi nomor 47 “Turis Bali Desa Nonggunong”.
Panitia menjelaskan bahwa para juara dari ajang kewedanan ini nantinya akan mewakili Pulau Sapudi pada kontes kerapan sapi tingkat Kabupaten Sumenep pada tanggal 14 September 2025.
Jika kembali meraih prestasi, mereka berhak melaju ke Piala Karesidenan, yang menjadi ajang paling bergengsi di tingkat regional.
Pulau Sapudi sendiri dikenal luas sebagai “Pulau Sapi”, karena banyak melahirkan sapi-sapi Madura unggulan yang terkenal dengan kekuatan, kecepatan, serta ketahanan luar biasa.
Tradisi kerapan sapi yang masih terjaga ini menjadi bukti kuatnya ikatan masyarakat dengan warisan leluhur yang terus dilestarikan.
(TEAM MLI SUMENEP).





