Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Kabupaten Banyuwangi meluncurkan ekosistem beras biofortifikasi berskala industri pertama di Indonesia. Inisiatif ini dibentuk melalui kemitraan strategis pentahelix antara Pandawa Agri Indonesia, Danone-AQUA, IPB University, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Perum Bulog, dan Bank Indonesia.
Sunwangi atau Sun Rice of Java Banyuwangi merupakan beras biofortifikasi bernutrisi tinggi hasil budidaya benih padi yang telah ditingkatkan kandungan gizinya. Mengandung aneka vitamin dan mineral, seperti vitamin A, B1, B3, B12, B9 (asam folat), zat besi, dan zinc.

Peluncuran program ini berlangsung dalam momen Panen Raya padi biofortifikasu di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Rabu (25/6/2025), yang dihadiri oleh:
1. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani
2. Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Rachmad, M.Si
3. Danone Indonesia, Ratih Anggraeni dan Arif Wahyudin
4. Danone – AQUA Banyuwangi, Khoirul Hamdani
5. PT Tirta Investama Banyuwangi, Achmad Afandi
6. IPB University, Prof. Dr. Ir. Agus Purwito, M.Sc.Agr, Prof. Evy Damayanthi, Prof. Dr. Ir. Hajrial Aswidinnoor, M.Sc
7. BULOG Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adi Nugroho
8. PMO Mitra Tani – BULOG, Yoga Prastiadi dan I Made Agus Dwi
9. BULOG Banyuwangi, Dwiana Puspitasari
10. Pandawa Agri Indonesia, Kukuh Roxa dan Arief TC
11. Bank Indonesia KPW Jember,
12. Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, MM
13. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Banyuwangi, Drs. Dwi Yanto, M.A.P
14. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Banyuwangi, Ilham Juanda, SP., M.Tr.P
15. Kepala Bagian Perekonomian Kab. Banyuwangi
16. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi
17. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
18. Camat Singojuruh
19. Kepala Desa Alasmalang
20. Balai Penyuluh Pertanian Singojuruh
21. Petani Pioner Pertanian
Bupati Ipuk mengatakan, Banyuwangi wajib bersyukur menjadi lokasi pilot project terkait pengembangan beras biofortifikasi. Apalagi dalam ekosistemnya kami didukung banyak pihak, sehingga tidak hanya bermanfaat pada sektor pertanian tapi juga berdampak pada sektor kesehatan, ekonomi, dan penurunan kemiskinan.
“Selain peningkatan gizi masyarakat secara luas, dengan program ini juga dapat mendukung stabilitas harga,” ungkap Ipuk.
“Banyuwangi menargetkan luasan budidaya Sunwangi bisa terus berkembang dan ditargetkan mencakup hingga 500 hektar lahan budidaya pada tahun depan,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman untuk Pengembangan Ekosistem Skala Industri Beras Biofortifikasi, sebuah langkah strategis yang menegaskan komitmen bersama untuk memperbaiki gizi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
Program ini secara langsung mendukung tujuan nasional dalam ketahanan gizi, transformasi sistem pangan, dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Fokus pada pengembangan beras biofortifikasi menjadi bagian penting dalam strategi nasional untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Penulis: Aji





