
Banyuwangi – harianlenteraindonesiaco.idPemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyelenggarakan sebuah ajang apresiasi untuk para pelopor inovasi, Inotek Award Ceremony 2024 di Surabaya, Rabu (11/12/2024).
Acara ini menjadi puncak penghargaan bagi inovator di berbagai sektor, sebanyak 29 perangkat daerah mendapat anugerah Inotek Award.

Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono.
Kabupaten Banyuwangi menyabet 5 penghargaan, dan Dinas Kesehatan sumbangkan 2 penghargaan ajang Inotek Award Provinsi Jawa Timur tahun 2024 yakni;
1. Kategori I Inovasi Daerah.
Terinovatif 5
– inovasi PUSAKA Banyuwangi (Penerbitan Buku Kekhasan Lokal Banyuwangi) dari dinas perpustakaan dan kearsipan
2. Kategori II Inovasi Teknologi Berbasis Website/Mobile Apps.
Terinovatif 2
-inovasi SI MBOK (Sistem Informasi Manajemen Bantuan Operasional Kesehatan) dari dinas kesehatan
3. Kategori III Inovasi Bidang Agribis Dan Energi Baru Terbarukan.
Top 10
– inovasi LAUTAN MERAH (Lampu Tingkatkan Produksi Bawang Merah) inovasi gapoktan dinas pertanian
4. Kategori IV Inovasi Sosial Budaya Dan Kependudukan.
Top 10
– inovasi ST 2.0 (Stop Stunting To Zero) inovasi puskesmas wongsorejo
5. Kategori V Perangkat Daerah Pemangku Kelitbangan dan Inovasi.
Terinovatif 2
Bappeda Kabupaten Banyuwangi.
Plt. Kepala Dinkes Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi akan terus mendukung dan mendorong peningkatan serta pertumbuhan status kesehatan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi yang berdampak dan memberikan hasil yang maksimal.
Penulis: Aji






