Kabupaten Madiun, harianlenteraindonesia.co.id
Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Madiun yang ke 455 Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Madiun mengelar acara kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal melalui pelatihan olahan pangan lokal tahun 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun. (Selasa 2 Agustus 2023).
Dalam acara ini di gelar beberapa kegiatan yaitu Gelar Lomba cipta menu ,Sosialisasi menu guna mencegah stunting dan Demo masak menu B2SA yang berbasis bahan pangan lokal.
Turut hadir dalam kegiatan ini Penta Ahmad Dawami Ketua TP PKK kabupaten Madiun , Ir Sus Mardijanti Plt. Kadin DKPP Kabupaten Madiun, kader TP-PKK dari kecamatan se-Kabupaten Madiun serta para peserta lomba cipta menu B2SA. Sebagai narasumber berasal dari Poltekkes Surabaya, dan Indonesian Chef Assosiation (ICA) Pawitandirogo.
Ir Sus Mardijanti Plt. Kadin DKPP Kabupaten Madiun dalam sambutannya menjelaskan “Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan pentingnya konsumsi B2SA ,mendorong kreatifitas dalam mengembangkan atau menciptakan menu keluarga yang memenuhi standar B2SA, dengan menggunakan bahan pangan lokal. Selain itu juga di laksanakan sosialisasi guna mencegah stunting dengan konsumsi beragam makanan yang bergizi, seimbang dan aman.
Penta Ahmad Dawami ketua TP PKK kabupaten Madiun dalam kesempatan ini mengatakan ” Dalam lomba Cipta menu ini Kader PKK diharapkan agar memanfaatkan bahan lokal di sekitar kita dengan terus berinovasi dalam pengolahan makanan. Semoga apa yang menjadi tujuan kita bisa terwujud dengan menggunakan bahan lokal kita bisa berkreasi agar bisa memenuhi makanan yang berpola B2SA yang dulu dikenal dengan 4 Sehat 5 Sempurna. Dengan makanan yang memenuhi B2SA diharapkan akan menurunkan angka Stunting. Diera digital ini kita harus memanfaatkan teknologi informasi untuk kebaikan Saring sebelum sharing ” pesan ketua TP PKK Kabupaten Madiun ini.
Sementara itu Chef Randy salah satu pemateri demo Masak menjelaskan ” Kali ini kita akan menggunakan bahan baku lokal ikan patin, ice cream ikan patin dan ubi ungu. Kami berharap dari setiap desa memiliki produk unggulan dari bahan baku lokal desa tersebut. Jadi petani tidak menjual berupa bahan mentah saja tapi sudah berupaya produk olahan yang akan meningkatkan nilai tambah produk tersebut “jelas Randy.
Intan salah seorang peserta lomba cipta menu dari kecamatan Delopo menjelaskan ” Dalam lomba ini kita membawa produk Brownies ikan patin yang merupakan produksi desa Candimulyo yang sudah memenuhi standar PIRT. Selain itu kita juga menyajikan Sosis tempe, Patin,Ares dengan harapan agar anak anak suka menkonsumsi ikan patin dan tempe. ” pungkas Intan.

B2SA adalah singkatan dari Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman. Beragam maksudnya makanan yang disajikan bermacam jenisnya, baik nabati maupun hewani. Makanan yang beragam dimaksudkan sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Seimbang adalah pola makan yang memperhatikan komposisi jenis makanan, teratur, tidak berlebihan, ataupun tidak kekurangan.
adalah aneka ragam bahan pangan baik sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral, yang bila dikonsumsi dalam jumlah seimbang dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan dan tidak tercemar bahan berbahaya yang merugikan kesehatan.
Tujuan B2SA 1. Meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat untuk membentuk pola konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang dan aman
2 Meningkatkan kesadaran dan membudayakan pola konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman untuk hidup sehat aktif dan produktif kepada masyarakat. Video lengkap kegiatan ini bisa di klik
https://www.youtube.com/@lenteraindonesia01





