Ngawi, harianlenteraindonesia.co.id
Guna mengembangkan suatu ketrampilan dan pengetahuan buat diri sendiri, seseorang butuh pelatihan prakerja untuk kehidupan dimasa mendatang. Dengan sudah mengikuti pelatihan seseorang akan percaya diri dan bisa mencapai kinerja yang efektif.
10 oktober 2022, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, lewat Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja Ngawi, yang dipimpin Yusuf Rosyadi, menggelar 4 pelatihan, yaitu Menjahit, Tata Boga, Desain Grafis dan Tata Rias selama 22 hari. Setiap bidang ada 16 peserta pelatihan dari warga Kabupaten Ngawi yang gagal melanjutkan sekolah dan tak punya biaya untuk kursus.
Supriyadi Kabid Tenaga Kerja DPPTK Ngawi mengatakan kepada Lentera Indonesia “Dinas Kami selalu mengambil tutor maupun narasumber yang berkompeten dibidangnya, seperti Suhadak Kecamatan Paron ahli dibidang menjahit atau tata busana, Novita dari Caruban yang ahli dalam tata boga (yang mengajarkan cara membuat 15 macan kue), Doni ahli desain grafis dan Kapti Lestariningsih yang ahli dibidang tata rias dan kecantikan. Peserta juga diajari tentang management usaha,”.
“Bagi peserta yang sudah lulus dan mau membuka usaha sendiri, DPPTK Ngawi sanggup menjembatani untuk memperoleh modal usaha, bisa lewat Bank Jatim, BRI (KUR) atau pinjaman lunak dari UMKM dari Dinas Koperasi tanpa jaminan, tambah Supriyadi,”.





