Caption: Wakil Ketua DPRD Banyuwangi H.Muhammad Ali Mahrus, S.Hi.
Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Menjelang akan diterapkannya kebijakan baru dari pemerintah pusat yaitu New Normal (kebiasaan baru) yang serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.
Kebijakan yang dilakukan itu harus dikerjakan sesuai anjuran pemerintah dan harus didukung oleh semua lapisan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi H.Muhammad Ali Mahrus, S.Hi, meminta kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan terutama dimasa pandemi Covid-19.
Ali Mahrus mengharap kepada Bupati agar membantu warganya yang mau
berangkat pulang ketempat kerjanya diluar Kabupaten Banyuwangi.
Selain para perantau juga ada para santriwan dan santriwati yang mau pulang ke pondok pesantrennya yang berada luar Kabupaten seperti ponpes Salafiyah Syafiiyah Kabupaten Situbondo, pondok Pesantren Sidogiri dan Pondok yang lainnya.
“Pemerintah Banyuwangi harus bisa memfasilitasi para perantau dan para santri yang mau pulang, dengan cara pengadaan rapid test guna kepentingan mereka yang akan kembali ke tempat perantauan dan ketempat mereka menimba ilmu agama yaitu di pondok Pesantren masing – masing”,beber Ali kepada media ini.
Karena mengingat sekarang ini biaya untuk rapid test sendiri dirasa mahal oleh semua orang di masa pandemi Covid-19.
Para santri yang ada di Banyuwangi banyak menimba Ilmu diluar Kabupaten Banyuwangi jadi mereka perlu untuk tes kesehatan sebelum mereka kembali ke Ponpesnya.
“Banyak warga Banyuwangi yang menjadi santri atau perantau yang ingin kembali ketempat tapi terhalang oleh aturan yang diterapkan oleh Pemerintah tempat mereka yaitu salah satunya tentang kesehatan”,tambahnya.
Masih kata Ali Mahrus, apalagi sekarang ini biaya rapid test atau swab test dimasa – masa sulit seperti ini banyak membebani masyarakat.
“Banyak yang dipikirkan oleh para perantau belum ongkos perjalan, biaya bayar kos dan biaya hidup selama sebelum mulai kerja”, bebernya.
Jadi sekali lagi saya meminta kepada Bupati Banyuwangi agar bisa memfasilitasi para warganya yaitu perantau untuk mengadakan rapid test secara masal.
“Agar para perantau dalam membuat rapid test atau swab test tidak mengeluarkan biaya sendiri dan bisa pulang ketempat kerja masing – masing yang dituju”,tutupnya. (Aji)






