Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi kesiapan dalam menghadapi Natal dan tahun baru (Nataru) 2025-2026 sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan selama periode libur panjang.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pelayanan kesehatan, meliputi 12 rumah sakit, 45 puskesmas, 69 klinik, serta melibatkan Balai Karantina Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Rapat koordinasi bertujuan untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan, serta memastikan kesiapsiagaan sumber daya manusia, sarana prasarana, dan sistem rujukan kegawatdaruratan.

Selain rapat koordinasi, kegiatan ini juga diisi dengan refreshing ilmu kegawatdaruratan cedera kepala bagi tenaga kesehatan yang akan bertugas di lapangan selama masa Nataru.
Materi disampaikan oleh dr. Firman Adi Sanjaya, Sp.BS., N.Vas, yang menekankan pentingnya penanganan cepat, tepat, dan terintegrasi pada kasus cedera kepala guna menurunkan angka morbiditas dan mortalitas.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Banyuwangi berharap seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan layanan yang optimal, responsif, dan aman bagi masyarakat serta wisatawan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 – 2026.
Penulis: Aji





