Depok ,harianlenteraindonesia.co.id
Pada momen peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025,
dinas sosial (Dinsos) Kota Depok menegaskan kembali komitmen dalam meningkatkan inklusivitas dan solidaritas sosial

Rangkaian peringatan HDI dan HKSN kali ini pihak Dinsos Depok melakukan rangkaian kegiatan yang diawali dengan aksi donor darah yang digelar bertempat, diaula Perpustakaan Umum Kota Depok, Jumat (12/12/25).
Kegiatan ini merupakan awal rangkaian acara peringatan HDI dan HKSN dimana pada puncak acarsnya akan di gelar pada tanggal 18 Desember 2025 nanti. Pada saat acara puncak nya akan digelar bertempat di gedung Dibaleka II lantai 10, jalan raya Margonda Depok.
” Setetes Darah Anda, Harapan bagi Mereka,” merupakan tema yang diambil di kegiatan Donor darah yang di ikuti para pilar sosial, lembaga sosial serta berbagai mitra yang selama ini bekerja sama dengan Dinsos Depok.
Hal ini juga merupakan Kegiatan implementasi wujud nyata nilai kesetiakawanan sosial karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Pada puncak kegiatan peringatan nanti juga melaksanakan rangkaian kegiatan lainnya yaitu penampilan seni, pameran karya penyandang disabilitas dimana ada partisipasi seluruh lembaga pendamping disabilitas di Kota Depok.
Seluruh lembaga disabilitas mitra Dinsos akan dilibatkan, tidak hanya sebagai peserta tetapi juga sebagai pengisi acara yang menampilkan berbagai performa dan karya.
Pada kesempatan ini, kepala Dinsos Kota Depok, Devi Maryori, mengatakan dihari peringatan HDI dan HKSN ini membawa pesan kemanusiaan yang kuat bagi masyarakat.
Dikatakan, HDI menekankan penghormatan terhadap hak dan martabat penyandang disabilitas sementara HKSN mengangkat nilai solidaritas, empati dan kepedulian sosial.
Untuk kedua momentum ini jelas membawa pesan yang sejalan yang berfokus pada peningkatan nilai kemanusiaan dan inklusivitas dalam masyarakat. Ketika diperingati bersama, pesan yang ingin sampaikan menjadi lebih kuat, katanya.
Performa dan karya mereka sebagai wujud nyata keberdayaan mereka selama ini di masing-masing lembaga Dinsos Kota Depok memberi penghargaan dan apresiasi yaitu diberikan sertifikat penghargaan kepada lembaga-lembaga tersebut.
Pihaknya juga mengharapkan seluruh pilar sosial dapat ikut memberikan kontribusi donor darah seperti Karang Taruna, TKSK, Tagana, IPSM, pendamping PKH, ungkapnya.
Masih Kadinsos Depok, Devi juga menyampaikan langkah strategis Dinas Sosial dalam meningkatkan layanan bagi penyandang disabilitas termasuk penyelesaian pembangunan UPTD Rumah Kreatif Anak Istimewa yang saat ini masih berjalan bersama dinas perumahan dan pemukiman.
Fasilitas ini akan menjadi ruang pembinaan, kreativitas dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di Kota Depok. Pihaknya juga akan meng-update terus jumlah disabilitas sesuai jenis, memfasilitasi alat bantu dan bersinergi dengan dinas terkait untuk pelatihan keterampilan.
Pemerintah Kota Depok berharap nilai kemanusiaan, kepedulian dan inklusivitas semakin menguat. Kolaborasi antara pemerintah, pilar sosial, dan lembaga disabilitas menjadi bukti bahwa upaya membangun lingkungan yang inklusif merupakan kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Untuk diketahui, Inklusivitas adalah prinsip keterbukaan dan kesetaraan yang memastikan setiap individu merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi penuh dalam masyarakat, tanpa terkecuali, terlepas dari latar belakang, keyakinan, atau kondisi mereka, merangkul keberagaman sebagai kekuatan, bukan hambatan.(*joh).






