Banyuwangi – harianlenteraindonesia.co.id Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi meresmikan digitalisasi layanan E-Farmasi dan Aula Instansi Farmasi Kabupaten (IFK) . Acara ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada puskesmas berprestasi serta penyampaian rencana rehabilitasi gudang obat IFK.

Digitalisasi E-Farmasi diluncurkan dengan tagline “E-Farmasi Obat Vaksin Aman Terkendali”. Sistem ini mempermudah proses permintaan, verifikasi, dan distribusi obat maupun vaksin.
Semua data tersaji secara real-time sehingga mempermudah pengambilan keputusan dan meningkatkan keselamatan pasien.
Pada kesempatan yang sama, Aula IFK juga diresmikan sebagai pusat pelatihan, workshop, koordinasi, dan diskusi bagi tenaga kefarmasian di Banyuwangi.
Dinkes turut memberikan penghargaan kepada puskesmas dengan pengelolaan kefarmasian terbaik berdasarkan hasil evaluasi laporan.
Selain itu, disampaikan pula rencana rehabilitasi gudang obat IFK yang mengalami kerusakan, dengan anggaran lanjutan pada tahun 2026.
Acara ditutup dengan sesi refreshment aplikasi SMILE (Sistem Monitoring Inventaris Logistik Kesehatan secara Elektronik) oleh Wahyu, Vaccine Cold Chain Manager Provinsi Jatim.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknis tenaga farmasi dalam penggunaan aplikasi serta mengatasi kendala operasional di lapangan.
Penulis: Aji






