Banyuwangi –harianlenteraindonesia.co.id Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Kabupaten Banyuwangi, Hj. RR Nanin Oktaviantie didampingi Sekretaris Luluk Khomsiah serta sejumlah staf, secara resmi membuka kegiatan Misi Dagang 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kota Surakarta di Aula Diskop UMP Banyuwangi, Kamis (13/11/2025).

Agenda ini bertujuan memperkuat jejaring pasar antar daerah serta menggali potensi komoditas unggulan antara Banyuwangi dan Surakarta.
Acara dihadiri delapan pelaku usaha asal Surakarta dengan produk unggulan seperti handicraft dan makanan khas Solo, yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan Ekspor dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Endang Kurnia Maharani.
Dari Banyuwangi, hadir pula sejumlah pelaku usaha lokal seperti Toko Modern Roxy, Ratu Osing, Pakde Osing, dan Osing Deles.
Dalam sambutannya, Kepala Diskop UMP Nanin mengapresiasi sinergi strategis dua pemerintah daerah ini.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah untuk memperluas pasar, memperkuat posisi UMKM, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional.
Acara juga diisi dengan sesi berbagi strategi pemasaran produk UKM yang berlangsung hangat dan produktif.
Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Mikro, Diskop UMP Banyuwangi, Sri Lestari turut mendampingi Tim Innovative Government Award (IGA) dalam verifikasi lapangan di beberapa lokasi UMKM unggulan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian Kemendagri atas inovasi pelayanan publik daerah.
Sri Lestari menjelaskan upaya Pemkab Banyuwangi dalam penguatan UMKM melalui pendampingan, fasilitasi perizinan, dan promosi digital.
Ia berharap inovasi Banyuwangi terus memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat dan memperkuat peluang meraih prestasi IGA tahun ini.
Jurnalis MLI: Aji





