Publikasi Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Tahun 2023

 

I. PROFIL BPBD.

Terhitung mulai tanggal 11 Januari 2011 BPBD Kabupaten Bogor mulai beroperasi yang ditandai dengan pelantikan pejabat struktural BPBD Kabupaten Bogor, mulai dari Eselon II, III dan IV.

Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015, tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Daerah dan Struktur Organisasi Tatalaksana Kinerja BPBD, BPBD merupakan perangkat daerah sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, dipimpin oleh Kepala Badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai tugas :

1. Menetapkan pedoman dan
pengarahan terhadap usaha
penanggulangan bencana yang
mencakup pencegahan bencana,
penanganan darurat, rehabilitasi,
serta rekonstruksi secara adil
dan setara.
2.Menetapkan standarisasi serta
kebutuhan penyelenggaraan
penanggulangan bencana
berdasarkan peraturan
perundang-undangan
3.Menyusun, menetapkan dan
menginformasikan peta rawan
bencana;
4. Menyusun dan menetapkan
prosedur tetap penanganan
bencana.
5.Melaporkan penyelenggaraan
penanggulangan bencana
kepada bupati setiap bulan sekali
dalam kondisi normal dan setiap
saat dalam kondisi darurat
bencana;
6.Mengendalikan pengumpulan
dan penyaluran uang, barang dan
bantuan lainnya.
7.Mempertanggungjawabkan
penggunaan anggaran yang
diterima dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah
dan sumber anggaran lainnya
yang sah dan tidak mengikat;
8.Melaksanakan tugas lainnya
sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas,BPBD mempunyai fungsi :

1. Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulan gan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien;
2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Berdasarkan penjelasan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 , BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana. Pada fungsi komando, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana dengan pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya, instansi vertikal yang ada di daerah serta langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka penanganan darurat bencana.

Sedangkan pada fungsi pelaksana, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di daerah, instansi vertikal yang ada di daerah dengan memperhatikan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

II. Capaian Indikator Kinerja
Utama (IKU) BPBD Tahun
2023.

Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif. Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.

Pada tahun 2023 BPBD mengalami perubahan indikator Kinerja yang disesuaikan dengan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 (Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah) dan Kepmendagri Nomor 050-5889 Tahun 2021 (Tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi.

Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah). Dari uraian diatas BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus dicapai pada tahun 2023, diantaranya adalah :

INDIKATOR DAN TARGET.

1 Persentase Mitigasi yang
berhasil dilaksanakan.
Target 45 %.
2 Persentase jumlah korban yang
selamat.Target 100 %.
3 Persentase masyarakat yang
mendapat Rehabilitasi dan
Rekonstruksi.Target 100 %.

III. Program Kegiatan BPBD
Tahun 2023.

Pada tahun 2023 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai 2 program dan 12 Kegiatan yang terdiri dari 1 Program utama dan 1 Program pendukung, Program Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tahun 2023, dengan serapan anggaran sebagai berikut :

Program Utama pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

1. Program Penanggulangan
Bencana ( 4 kegiatan).
Realisasi :
– Keuangan : 39,57 %
– Fisik : 52,26 %

Sedangkan Program Penunjang antara lain :

2. Program Penunjang Urusan
Pemerintahan Daerah
Kabupaten/Kota ( 8 kegiatan).
Realisasi :
– Keuangan : 39,07 %
– Fisik : 12,50 %

Dengan total realisasi sampai dengan 31 Juni adalah :
-Keuangan : 39,41 %.
-Fisik : 9,89 %.

IV.Pelaksanaan Kegiatan di
Tahun 2023.

Sampai dengan Tahun 2023 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2023.

Berikut beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bogor sampai dengan
Tahun 2023 ini :

• Kegiatan Penyusunan laporan
capaian Kinerja dan Ikhtisar
Realisasi kinerja SKPD telah
diselesaikan 1 Dokumen LAKIP.

• Kegiatan Forum Perangkat Daerah
dalam rangka Penyusunan
Rencana Kerja pada Badan
Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Tahun 2023, yang dihadiri
oleh Sekretaris Daerah Kabupaten
Bogor, Staf Ahli Bidang
Pemerintahan, Politik Hukum dan
Kesra, Bappedalitbang.

Peserta Perangkat Daerah dan
Kecamatan yang dilaksanakan
pada hari Senin tanggal 27
Februari 2023 bertempat di Lorin
Sentul Hotel, Kawasan Sirkuit
Internasional Exit Tol Sirkuit
Sentul Km. 32, Kecamatan
Babakan Madang, Kabupaten
Bogor.

• Pelatihan penguatan kapasitas
TRC BPBD, pada hari Rabu-Jumat
tanggal 1 s/d 3 Maret 2023
bertempat di Grand Pesona Hotel
dan Resort, dihadiri oleh
narasumber dari Kemendagri,
BPBD Jabar, Basarnas, Dinsos,
PRB dengan peserta 117 orang.

• Pada tanggal 1 Maret 2023
Kabupaten Bogor mendapatkan
penghargaan Tingkat Nasional
dalam acara SPM Award yang
diprakarsai oleh Kementrian
Dalam Negeri (Kemendagri) yaitu,
Juara 3 pelaksanaan Standar
Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat
Nasional dan sekaligus BPBD
Kabupaten Bogor, mendapatkan
penghargaan dari Plt. Bupati
Bogor yaitu Piagam Penghargaan
Atas Kinerja Penerapan Standar
Minimal SPM tahun anggaran
2022 dengan kategori,Tuntas
Paripurna yang diberikan kegiatan
Bimtek SPM pada tanggal 22-23 Juni 2023 bertempat Cikopo
Cisarua.

• Kegiatan SPAB (Satuan
Pendidikan Aman Bencana) di
SDN 1 Tajurhalang Cijeruk, pada
hari Kamis tanggal 11 Juni 2023
dengan peserta 50 orang.

• Pelatihan mitigasi bencana bertempat di Grand pesona pada tanggal 11-13, 14-16, 17-19 Mei dengan peserta 440 orang;

• Pembentukan Desa Tangguh
Bencana (Destana) di Desa
Nanggung dengan tujuan
meningkatkan kapasitas
masyarakat dalam pencegahan
dan penanggulangan bencana,
pada tanggal 10-12 Juli 2023
dengan peserta 20 orang.

• Pembentukan Desa Tangguh
Bencana (Destana) di Desa
Pangkaljaya Kecamatan
Nanggung pada tanggal 12 Juli
2023 dengan peserta 20 orang.

Penanganan Kedaruratan Bencana :

Bencana Alam yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor Selama Tahun 2023 Tercatat sampai dengan 30 Juni sebanyak 323 kejadian yang terjadi dari tanah longsor 81 kejadian, banjir 26 kejadian, angin kencang 115 kejadian, kekeringan 6 kejadian, pergeseran tanah 20 kejadian dan lain – lain 75 kejadian,.

Dari semua kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pertolongan, penyelamatan korban bencana, evakuasi korban dan puing, bahan material lainnya akibat bencana.

Berikut adalah rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Semester I (01 Januari s/d 30 Juni Tahun 2023),

JENIS BENCANA KEJADIAN.
1.- Tanah Longsor 81 Kejadian.
2.- Banjir 26 Kejadian.
3.- Angin Kencang 115 Kejadian.
4.- Kekeringan 6 Kejadian.
5.- Pergeseran Tanah 20 Kejadian.
6.- Lain – Lain 75 Kejadian.
TOTAL , 323 Kejadian.

Demikian Publikasi Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2023 ini dibuat dengan harapan dapat memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam rangka pencapaian tahapan Visi dan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada umumnya.

1. Kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tahun 2023, yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 27 Februari 2023 di Lorin Sentul Hotel, Kawasan Sirkuit Internasional Exit Tol Sirkuit Sentul Km. 32, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Keterangan : Kegiatan pelatihan penguatan kapasitas TRC BPBD bertempat di Grand Pesona Hotel dan Resort.)))

2. Pelatihan penguatan kapasitas TRC BPBD, pada hari Rabu-Jumat tanggal 1 s/d 3 Maret 2023 bertempat di Grand Pesona Hotel dan Resort dengan peserta 117 orang.

3. Pada tanggal 1 Maret 2023 Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan tingkat nasional juara tiga (3) pelaksanan standar pelayanan minimal tingkat nasional dalam acara SPM Award yang di prakarsai oleh Kemendagri dan BPBD Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan dari Plt Bupati Bogor memberikan Piagam Penghargaan Atas Kinerja Penerapan Standar Minimal SPM tahun anggaran 2022 dengan kategori Tuntas Paripurna yang diberikan kegiatan Bimtek SPM pada tanggal 22-23 Juni 2023 bertempat Cikopo Cisarua.

4. Pelatihan mitigasi bencana bertempat di Grand pesona pada tanggal 11-13, 14-16, 17-19 Mei dengan peserta 440 orang.

Keterangan : Kegiatan pembentukan penguatan DESTANA di Desa Pangkaljaya Nanggung.

5. Kegiatan SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana) di SDN 1 Tajurhalang Cijeruk, pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2023 dengan siswa dan siswi 50 peserta.

Keterangan : Kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tahun 2023.))).

6. Pembentukan Desa Tangguh Bencana dengan melaksanakan kegiatan Destana di Desa Nanggung pada tanggal 10-12 Juli 2023 dengan peserta 20 orang;

7. Pembentukan Desa Tangguh Bencana dengan melaksanakan kegiatan Destana di Desa Pangkaljaya Kecamatan Nanggung pada tanggal 12 Juli 2023 dengan peserta 20 orang;
8. Foto kegiatan (terlampir).

Keterangan : Kegiatan SPM Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan tingkat nasional juara 3 pelaksanan standar pelayanan minimal tingkat nasional dan BPBD Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan dari Plt Bupati Bogor memberikan Piagam Penghargaan Atas Kinerja Penerapan Standar Minimal SPM tahun anggaran 2022.)))…../

Pos terkait