Banyuwangi, harianlenteraindonesia.co.id
Polresta Banyuwangi mendapatkan apresiasi dari Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas) terkait Operasi Ketupat 2023 yang melayani masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2023.
Operasi Ketupat 2023 merupakan salah satu operasi lalu lintas yang biasa digelar Polri pada masa mudik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Deddy Foury Millewa melalui Kasat Lantas Kompol Randy Asdar mengatakan, Operasi Ketupat 2023 dimulai pada 17 April sampai 1 Mei 2023. Berbagi jalur, rekayasa lalu lintas di Pelabuhan ASDP Ketapang dan titik kepadatan telah siap untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 hingga berdampak efektif bisa mengurai kepadatan lalu lintas. Minggu (30/4/2023).
Kata Dia, 19 Pos Terpadu dan Pos Pam disiapkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Pos-pos pengamanan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang merayakan Lebaran dan untuk menghadapi arus mudik dan balik.
“19 Pos tersebut ada di berbagai wilayah, yakni pos terpadu di Pelabuhan ASDP Ketapang, Bandara Blimbingsari, Tamansuruh, Kalibaru, Glenmore, Sempu, Genteng, Jajag, Benculuk, Srono, Rogojampi, Karangente, Wongsorejo, depan Masjid Baiturrahman, dan pos pelayanan di objek wisata,” ujar Randy.
Kerja keras Polresta Banyuwangi ini pun dapat menuai apresiasi dari kalangan masyarakat. Pelayanan prima yang disuguhkan bisa membuat aman, nyaman dan berkesan bagi masyarakat luas.
Tokoh Agama (Toga), Ketua MUI Kabupaten Banyuwangi dan juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KH. M. Yamin, mengapresiasi seluruh petugas keamanan, khususnya Polresta Banyuwangi dan pemerintah yang telah menciptakan suasana kondusif selama Operasi Ketupat 2023.
“Kami sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polri dan Pemerintah yang telah memberikan pengamanan perjalanan arus mudik dan balik Lebaran hingga masyarakat berkesan,” tuturnya.

Toga, Ulama kharismatik alumni Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo Situbondo, KH. Ikrom Hasan yang akrab disapa Syekh Ikrom, juga mantan Ketua DPC. Partai Persatuan Pembangunan dan anggota DPRD 3 periode beberapa tahun lalu juga mengucapkan apresiasinya kepada Polresta Banyuwangi.
“Banyak jamaah kami yang mudik dari luar kota merasa aman dan nyaman. Mereka semua mengungkapkan rasa puas atas pelayanan dan pengamanan kepolisian, khususnya Satlantas Polresta Banyuwangi yang selalu ada di titik-titik tertentu,” ujar Syekh Ikrom.
Sementara itu, Fajar Isnaeni selaku Tokoh Masyarakat yang juga Ketua Kaukus Muda Banyuwangi mengatakan, keberadaan Polri dalam Pam arus mudik dan balik Lebaran yang berlangsung aman dan membuat kenyamanan bagi pengendara yang menikmati momentum mudik di Hari Raya tahun ini.
“Meski tidak sempurna, tentu kegiatan pengamanan ini sangat membantu kenyamanan bagi masyarakat,” ujar Isnaeni yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi Banyuwangi.
“Sekali lagi terima kasih Polri, atas kinerjanya dan terus berbenah dalam melayani masyarakat sehingga tagline presisi betul-betul dirasakan oleh kami sebagai masyarakat,” pungkasnya.






