Terkait IPM Kecamatan Tapos Rendah, Anggota Dewan Hamzah Cari Solusi

Anggota Dewan DPRD Kota Depok, Hamzah, S.E., M.M

 

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Anggota Dewan DPRD Kota Depok, Hamzah, S.E., M.M prihatin atas rendahnya tingkat IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Kecamatan Tapos.Menurutnya, Investasi pendapatan asli daerah atau investasi asli daerah meningkat, harus diimbangi dengan peningkatan- peningkatan sumber daya manusia dan peningkatan aset.

Lanjut Hamzah, “jadi itu ketika proses pembangunan,kenapa IPM nya nomor 2 terbawah berarti ada yang salah,” ujarnya usai menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Tapos,Selasa (07/02/23).

“Kami berkunjung ke wilayah-wilayah di kota besar di Indonesia,banyak pembangunan itu yang ditandai dengan adanya CSR ( Corporate Social Responsibility) kerjasama antara Pengusaha dengan Pemerintahan. CSR menjadi bentuk perhatian perusahaan,guna meningkatkan kesejahteraan dan memberi dampak positif bagi lingkungan.”

Masih Hamzah,dikatakannya untuk perusahaan siapapun yang berusaha di Kota Depok, tentunya Pemerintah Kota Depok akan membantu. Tapi harus diingat juga para pengusaha dan investor, Depok punya Regulasi, punya kearifan lokal.”Tolong dong, ditaati kearifan lokalnya, bantulah Pemerintah dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Sekcam Tapos Tri Sutanto

Hamzah menambahkan, “jadi kita minta agar Pak Sekcam undang Kami dan Pengusaha. Kita diskusi, kalau Pak Camat enggak berani biar kami bantu.Kita kan ada acuan dasar hukumnya, ada regulasinya, ada undang-undangnya, ada Perda,”tegasnya.

Ditempat terpisah,sekretaris Kecamatan Tapos, Tri Sutanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya Musrenbang tingkat Kecamatan Tapos.Menyikapi rendahnya IPM, pihaknya akan melihat dari segi apa yang di dahulukan. Apa Pendidikan, apa Kesehatan,apa ekonomi,sebutnya.

“Insya Allah, setelah kegiatan ini ada catatan-catatan yang menjadi PR yang IPM-nya rendah ini,kita juga pingin mapping,”tandasnya.

Diketahui sebelumnya,Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH) berharap, Kota Depok menduduki peringkat pertama.Saat ini, Kota Depok berada di peringkat ketiga standar nasional di Provinsi Jawa Barat berada dibawah Kota Bandung dan Kota Bekasi.

IBH mengungkapkan, menurut kajian salah satu indikatornya adalah, masih adanya 4 (empat) Kecamatan di wilayah Kota Depok yang IPM nya masih rendah dan masih dibawah angka 80 yaitu, Kecamatan Bojongsari, Sawangan, Cipayung dan Tapos.

Pos terkait