HUT Ke-14 RSUD Sawangan Bersinergi dan Peduli Di Masa Pandemi

Depok, harianlenteraindonesia.co.id

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawangan,Kota Depok merayakan Hari jadi ke 14 RSUD yang jatuh tepat tanggal 17 April 2022 di Aula Lantai 4 Gedung C RSUD.

Dalam kegiatan yang bertema “Bersinergi dan Peduli Di Masa Pandemi,” Walikota Depok Mohammad Idris memberikan kado istimewa kepada RSUD berupa puisi berjudul “Pesona 14 Tahun”yang diciptakannya pada 17 April kemarin,Senin (18/4/2022).

“Di usia 14 tahun ini, saya ingin semua tenaga kesehatan RSUD tetap semangat melayani masyarakat semua kalangan, tanpa membedakan, semua sama kecuali ada pelayanan khusus bertaraf internasional. Juga tetap bersikap ramah dan komunikatif,” ujar Walikota.

Dalam usia 14 tahun kami akan wujudkan sehat afiat warga bagi kita, semua obsesi dan cita-cita mulia, kita sebagai mahluk Tuhan yang ingin hidup bahagia.

Bahagia dan kesabaran, menurut Idris jadi simpul kehidupan, maka dia berharap terus hidupkan daya juang ruang keabadian, terus kobarkan semangat Kota Depok Sehat Indonesia Kuat.

Masih M.Idris, puisi ini adalah Isi catatan ungkapan hati saya untuk para Nakes , melihat pengorbanan dan perjuangannya buat kami semua. Untuk tingkatkan pengabdian kita, saya selalu katakan tidak ada yang superman tapi adanya Super Tim, kita akan sukses kalau kita bersama.

Walikota Depok M.Idris sangat bersyukur, meski berdirinya RSUD memerlukan upaya luar biasa tapi dengan keuletan dan perjuangan, setelah terbangun memberikan banyak manfaat, terutama saat musibah berkepanjangan Covid-19, tuturnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, kepala RSUD Devi Maryori mengatakan, dihari jadi yang ke-14 saat ini kami mengupayakan untuk kenaikan kelas dari Rumah sakit kelas C menjadi kelas B, terangnya.
Ada PR terkait kenaikan kelas, yakni kelas B yang butuh effort sarana prasarana diantaranya CT scan, pengadaan 2 atau 3 bulan kedepan sudah ada 128.

Kemudian lanjutnya, begitu juga pelayanan hemodialisa on proses, rehabilitasi medik di bulan Agustus, SDM khusus spesialis kita sudah bersurat ke beberapa Rumah Sakit besar untuk MOU, penambahan jumlah ICU untuk kelas B harus 10 persen dari total tempat tidur kurang lebih 20 ICU yang termasuk NICU dan PICU, dan itu cukup besar biayanya dan sudah dianggarkan di ABT,ujarnya.

Ditambahkannya, dalam tahun ini pihaknya sudah mengajukan ke Kementerian dan Dinas kesehatan Provinsi untuk kenaikan kelas, dan untuk SDM nya sudah mencukupi cuma sub spesialis yang harus ditambah dengan adanya diklat,tandasnya.

Pos terkait